SURAKARTA – Akademisi dari Universitas Tadulako, Prof Dr Slamet Riadi MSi, dilantik sebagai Dewan Pakar Dewan Pengurus Pusat (DPP) Indonesian Association for Public Administration (IAPA), di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, pada 9–10 Februari 2026.
Prof Slamet Riadi yang juga Ketua Program Studi Ilmu Sosial Program Doktor Pascasarjana Universitas Tadulako dilantik bersama perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, serta tuan rumah UNS.
Pelantikan tersebut dirangkai dengan seminar nasional dan diskusi strategis yang menghadirkan Rini Widyantini SH MPM selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Kepala Badan Kepegawaian Negara RI, Prof Zudan Arif Fakrulloh.
Dalam seminar dan diskusi nasional tersebut, para peserta menekankan pentingnya penguatan kajian kebijakan publik agar mampu berkontribusi nyata dalam penyempurnaan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Akademisi yang tergabung dalam IAPA diharapkan dapat berperan sebagai policy think tank melalui penyediaan analisis kritis serta rekomendasi kebijakan yang objektif dan independen.
Selain itu, komunitas akademik juga diharapkan mampu memposisikan diri sebagai bagian dari kontrol sosial dalam mendorong budaya kritis melalui diskursus akademik yang terbuka dan bertanggung jawab.
Pada periode kepengurusan 2026–2028, IAPA dipimpin oleh Prof Dr M R Khairul Muluk dari Universitas Brawijaya Malang, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam kepengurusan IAPA, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran akademisi dalam pengembangan administrasi publikdan reformasi birokrasi nasional. ***

