PALU – Rapat Kerja (Raker) Universitas Alkhairaat (UNISA) menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk pengembangan institusi, mulai dari pembangunan gedung pascasarjana hingga pembukaan program studi baru.
Raker diikuti Ketua Senat Universitas, Rektor dan jajaran pimpinan universitas, para dekan dan pimpinan fakultas, ketua lembaga, kepala biro, serta kepala perpustakaan, di Aula Fakultas Agama Islam, Kamis (12/2).
Kegiatan dibuka Ketua Yayasan Alkhairaat SIS Aljufri, H. Hamdan Rampadio, didampingi Sekretaris Yayasan, H. Asgar Bashir Khan.
Salah satu rekomendasi utama yang disepakati adalah pembangunan gedung pascasarjana yang dijadwalkan dimulai pada 1 April 2026. Selain itu, peserta raker juga merekomendasikan penyesuaian gaji tenaga kependidikan dan dosen yang telah mengabdi lebih dari lima tahun, serta peningkatan jumlah mahasiswa.
Rektor UNISA, Dr. Muhamad Yasin, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa UNISA telah menjajaki kerja sama internasional, seiring capaian akademik berupa lahirnya guru besar dari internal kampus.
Ia menyebut capaian tersebut menjadi momentum penguatan kualitas institusi.
Ketua Yayasan, H. Hamdan Rampadio, mengapresiasi kinerja universitas yang telah melahirkan dua profesor serta sejumlah dosen yang naik jabatan menjadi lektor kepala.
Menurutnya, capaian itu membuka peluang bagi UNISA untuk merintis program doktoral (S3).
“Kami berharap raker ini melahirkan rekomendasi yang menjadi landasan hukum dalam pengambilan kebijakan ke depan,” ujar Hamdan.
Selain pembangunan fisik, raker juga merekomendasikan pembukaan sejumlah program studi baru, yakni Spesialis Saraf dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Fakultas Kedokteran, Sastra Inggris di Fakultas Sastra, serta Program Magister (S2) Ilmu Perikanan. Peningkatan kualifikasi dosen melalui studi lanjut S3 bagi 14 orang, pengembangan perpustakaan digital, dan pembangunan laboratorium bahasa juga masuk dalam daftar prioritas.
Sekretaris Yayasan, H. Asgar Bashir Khan, menyampaikan bahwa yayasan tidak hanya membina UNISA, tetapi juga seluruh satuan pendidikan Alkhairaat di Indonesia, sehingga sinergi dan penguatan tata kelola menjadi kebutuhan bersama.
Rekomendasi raker ditandatangani bersama peserta dan selanjutnya diserahkan kepada yayasan untuk ditindaklanjuti. Rapat kerja ditutup oleh Sekretaris Yayasan dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

