MOROWALI – Sriwijaya Air resmi melakukan pendaratan (landing) dan lepas landas (take off) perdana di Bandara Maleo Morowali, Kamis (12/02).

Kehadiran maskapai tersebut menandai bertambahnya layanan penerbangan di wilayah Morowali dan Morowali Utara, sekaligus menghadirkan tarif tiket yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengatakan operasional perdana ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat terhadap akses transportasi udara yang lebih mudah dan kompetitif.

Ia menyebut, sebelumnya harga tiket pesawat kerap mencapai Rp2 juta per orang.

“Alhamdulillah, Sriwijaya Air mampu menekan harga tiket menjadi sekitar Rp900 ribu. Ini tentu sangat membantu masyarakat,” ujar Iksan.

Menurutnya, peningkatan konektivitas udara akan berdampak pada mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi, termasuk sektor investasi yang berkembang di Morowali.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendorong penambahan rute penerbangan guna memperluas akses antarwilayah.

Morowali Utara mengusulkan penerbangan langsung hingga Manado. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Morowali mengajukan pembukaan rute ke Palu serta penambahan penerbangan ke Kendari.

“Ke depan kami berharap ada penerbangan sampai Palu dan penambahan flight ke Kendari untuk memperkuat konektivitas wilayah,” jelasnya. **