PALU – Laga uji coba menarik, Klub Liga 4 Sulawesi Tengah, Garda FC, dijadwalkan menantang kontestan Liga 2 Pegadaian Championship, Persipal Palu, tersaji dalam tajuk Trial Match pukul 16.00 WITA, di Stadion Gawalise, Palu, pada Rabu (11/2).
Pertandingan tersebut menjadi ujian berat sekaligus berharga bagi skuat berjuluk Laskar Bhayangkara. Menghadapi Laskar Tadulako memiliki level kompetisi jauh di atas, Garda FC ingin melihat sejauh mana kekuatan mental dan taktikal para pemainnya.
Manajer Garda FC, Firsha Mawaldy Aditya, menegaskan bahwa pemilihan Persipal sebagai lawan uji coba bukan tanpa alasan. Ia ingin para pemainnya keluar dari zona nyaman dan merasakan atmosfer bertanding melawan tim profesional.
“Kondisi pemain memang sedang baik, namun kami perlu menghadapi tim dengan level di atas. Kami merasa harus menguji kesiapan mental pemain menghadapi tim sekelas Persipal,” ujar pria akrab disapa Adit tersebut, Senin.
Adit menambahkan, meski dalam beberapa laga uji coba sebelumnya tim menunjukkan perkembangan, performa Laskar Bhayangkara masih perlu banyak sentuhan. “Masih jauh dari keinginan pelatih. Kami terus melakukan pembenahan sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai,” imbuhnya.
Senada dengan manajer, Pelatih Kepala Garda FC, Fauzico Lamarauna, mengaku antusias menyambut laga besok sore. Baginya, kesediaan Persipal beruji coba merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan klub-klub lokal di Sulawesi Tengah.
“Kami sangat senang. Ini adalah bentuk apresiasi klub besar seperti Persipal terhadap progres klub amatir seperti Garda FC. Kami harap ini menjadi motivasi bagi para pemain,” kata Coach Zico.
Dari sisi teknis, Zico ingin melihat hasil latihan intensif selama sebulan terakhir. Ia menilai laga melawan Persipal adalah panggung tepat mengevaluasi kekurangan tim secara mendalam.
“Kami sudah berlatih hampir sebulan, materi pemain perlu terus diuji agar semakin padu. Pertandingan besok mengasah taktik dan mental agar kami bisa melihat apa saja kekurangan dan kebutuhan tim ke depan,” pungkasnya.
Duel antara tim beda kasta tersebut diprediksi menyedot perhatian pencinta sepak bola di Kota Palu, mengingat Persipal Palu merupakan ikon sepak bola Sulawesi Tengah kini tengah bersaing di kasta kedua liga Indonesia.**

