MOROWALI – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi ditutup di Aula Hotel Metro setelah berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa.

Sebanyak 14 wartawan peserta UKW dinyatakan kompeten, dengan enam orang lulus pada jenjang Muda dan delapan orang pada jenjang Madya.

Kegiatan UKW tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta profesionalisme wartawan, khususnya wartawan yang bertugas di Kabupaten Morowali.

Tim Koordinator Penguji UKW, Dr. Eko Pamuji, M.I.Kom, mengatakan seluruh peserta yang mengikuti UKW angkatan ke-14 yang digelar PWI di Kabupaten Morowali dinyatakan kompeten.

“Alhamdulillah, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh PWI angkatan ke-14 diikuti oleh 14 wartawan dan semuanya dinyatakan kompeten, terdiri dari enam jenjang Muda dan delapan jenjang Madya,” ujar Eko, Jumat (6/2).

Ia mengingatkan para wartawan agar senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, khususnya dalam menerapkan prinsip verifikasi dan klarifikasi secara berimbang dalam setiap pemberitaan.

“Wartawan harus menyajikan fakta secara objektif dan tidak menghakimi dalam menyampaikan sebuah peristiwa,” katanya.

Menurut Eko, UKW bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari tanggung jawab wartawan untuk terus meningkatkan kompetensi serta menjaga integritas profesi jurnalistik.

Sementara itu, Sekretaris PWI Sulteng, Temu Sutrisno, yang secara resmi menutup kegiatan UKW tersebut, berpesan agar kompetensi yang telah diperoleh dapat diterapkan dalam praktik jurnalistik sehari-hari sesuai dengan kode etik dan profesionalisme.

“Saya berpesan kepada rekan-rekan semuanya untuk lebih profesional dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis, mengedepankan praduga tak bersalah, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta menyajikan berita yang berimbang kepada masyarakat,” ujarnya.