PALU- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXlll/Palaka Wira, menegaskan mewaspadai bahaya narkoba paham radikal, serta ilegal minning wilayah Sulawesi tengah (Sulteng).
“Ada hal harus kita waspadai masalah narkoba dan paham radikal, disamping kenakalan-kenakalan lainnya,” kata Pangdam XXlll Palaka Wira Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar pada silaturahmi dan olahraga bersama Pangdam XXIII Palakawira dengan insan media, di Makodam Palakawira XXIII, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Palu, Selasa.
Ia menyebut apalagi masalah narkoba, Sulteng paling banyak terpapar narkoba dan sangat masif. Ada beberapa kabupaten menjadi tempat masuknya narkoba ini dan seolah-olah kita tidak bisa berbuat apa-apa.
“Kami akan melawan narkoba nanti. Tidak bisa sekadar imbauan. Ya, apapun kondisinya. Karena itu tidak bisa diselesaikan oleh satu institusi, harus semua,” katanya.
Dia menyebutkan, hari ini mungkin anak orang berdampak. Siapa tahu bisa anak-anak kita atau keluarga kita. Dan itu pasti akan lost generasi.
“Ya, hari ini dengan uang Rp50.000 anak-anak kita sudah bisa beli narkoba dalam kadar sedikit. Itu kalau diasupkan terus akan naik-naik terus dia. Jadi jangan berharap kita bisa mendapat generasi santun, rasional kalau sudah terpapar,” ujarnya.
Selanjutnya kata dia, masalah ilegal mining, sangat masif di wilayah Sulteng dan menjadi salah satu concern Presiden.
“Saya mengajak kita semuanya bersuara nih. Ya. Di sini banyak sekali ada ilegal BBM ya. Lintasan antar wilayah. Dan ini harus kita lawan bersama. Ndak bisa hanya kita mengharapkan satu dua institusi atau stakeholders,” ajaknya.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulteng periode 2023-2025 Mahmud Matangara menjelaskan, dukungan media menjadi elemen penting dalam menyampaikan informasi program-program strategis kepada publik. Tanpa peran jurnalis, berbagai capaian tersebut tidak tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.
“Kami juga sepakat bahwa yang dibutuhkan bukan sekadar slogan atau wacana, melainkan bukti nyata di lapangan. Sinergi telah terbangun sejak lama tersebut perlu terus dipertahankan dan diperkuat agar memberikan dampak konkret bagi masyarakat luas,” katanya.

