PALU – Terkait kasus dugaan penipuan yang melibatkan seorang sales marketing mobil listrik merek Build Your Dreams (BYD), JH, di Kota Surabaya, manajemen dealer menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak berdampak pada aktivitas penjualan dan pemasaran BYD di wilayah lain.

Media Relation & Website Management Associates Haka Auto (PT Bumi Hijau Motor), Derry menjelaskan bahwa kasus tersebut bukan terjadi di bawah naungan grup dealer Haka Auto, sehingga pihaknya tidak memiliki otoritas maupun kewenangan untuk memberikan tanggapan lebih lanjut terkait persoalan hukum tersebut.

“Kasus itu tidak berpengaruh terhadap penjualan dan pemasaran BYD di kota-kota lain. Aktivitas kami di BYD Haka Auto sejauh ini berjalan normal,” ujar Derry kepada Media ini, Rabu (21/1).

Ia menambahkan, secara nasional terdapat empat grup dealer resmi BYD di Indonesia. Untuk wilayah Jawa Timur, jaringan dealer BYD berada di bawah naungan Haka Auto dan telah resmi beroperasi. Saat ini, dealer tersebut baru hadir di Malang melalui BYD Haka Suprapto.

Sementara itu, di Surabaya, dealer yang telah resmi beroperasi masih terbatas pada brand premium Denza yang berlokasi di Ciputra World Surabaya. Adapun untuk brand BYD, Haka Auto baru berencana membuka dealer pada 2026 di kawasan MERR dan Ahmad Yani.

Di luar Jawa Timur, perkembangan penjualan BYD Haka Auto di sejumlah daerah juga menunjukkan tren positif. Di Palu, misalnya, sejak diresmikan pada awal November 2025 lalu, respons pasar dinilai cukup menggembirakan.

“Total penjualan kami saat ini mencapai 37 unit dengan tipe yang paling diminati adalah Atto 1 dan Sealion 7. Sementara untuk penjualan tahun 2026, total SPK sudah mencapai 50 unit,” jelas Derry.

Dengan capaian tersebut, Haka Auto optimistis pertumbuhan kendaraan listrik BYD di berbagai daerah akan terus meningkat, seiring dengan kepercayaan konsumen dan penguatan jaringan dealer resmi di Indonesia.