PALU – Syarifah Sakinah Alhabsyi kembali dipercaya menahkodai Pengurus Wilayah Wanita Islam Alkhairaat (PW WIA) Provinsi Sulawesi Tengah untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VI WIA yang digelar di Gedung Al-Muhsinin, Kompleks Alkhairaat Pusat.
Kepala Bagian Humas Sekretariat Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Pusat, Zainab Alamri, mengatakan Muswil VI WIA dihadiri langsung Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Mohsen Alaydrus, dan berlangsung dengan lancar.
Muswil tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Rustam Arifudin.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Rustam Arifudin, ditegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh pembinaan akhlak, solidaritas, dan integritas.
“Akhlak menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang beradab dan bermartabat. Dengan pondasi akhlak, maka kehidupan kita akan menjadi baik,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Habib Mohsen Alaydrus menekankan pentingnya Muswil sebagai momentum konsolidasi organisasi, penyatuan frekuensi, serta peneguhan kembali filosofi perjuangan Alkhairaat yang berlandaskan dakwah, pendidikan, dan sosial.
“Organisasi yang baik harus memiliki penguatan kelembagaan melalui koordinasi dan konsolidasi yang terarah serta sejalan dengan Perhimpunan Alkhairaat, agar tidak terkesan berjalan sendiri,” katanya.
Habib Mohsen juga mengingatkan agar program kerja WIA ke depan disusun secara realistis, terukur, dan berbasis prioritas. Program yang terlalu idealis tanpa mempertimbangkan kemampuan sumber daya dan pendanaan berpotensi tidak terlaksana secara maksimal.
“Tidak perlu terlalu banyak program, cukup beberapa yang benar-benar bisa dilaksanakan dan memberi dampak nyata bagi umat dan organisasi,” tegasnya.
Zainab Alamri menambahkan, Muswil WIA Sulteng turut dihadiri Habib Mohsen Alhabsyi, Ketua Umum WIA Pusat Syarifah Saihun Abdillah Aljufri, perwakilan pengurus WIA dari 13 kabupaten/kota, serta organisasi perempuan di Sulawesi Tengah. ***

