POSO – Sebanyak 57 pegawai menjalani tes urin, bersama 97 tahanan dan 252 narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Poso.

Pemeriksaan urin secara menyeluruh terhadap pegawai dan warga binaan itu, dilakukan secara terukur dan transparan dengan pengawasan ketat sesuai prosedur yang berlaku.

Langkah ini sekaligus menandai awal kepemimpinan baru Kepala Rutan Poso, Nasir S.Sos., M.H yang menegaskan arah kebijakan di hari pertama dirinya bertugas.

“Kegiatan ini menjadi pesan awal bahwa Rutan Poso harus bersih dari narkoba, tanpa kompromi,” ujar Nasir kepada wartawan diruang kerjanya, Senin (19/1).

Menurutnya, tes urin massal ini bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di dalam rutan.

Selain pengawasan, Nasir menyebut pendekatan, pembinaan dan edukasi akan terus diperkuat agar warga binaan memahami risiko hukum dan kesehatan dari narkoba.

“Kami ingin menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib dan berintegritas. Komitmen ini yang akan kami jaga secara berkelanjutan,” tegasnya.

Nasir berharap, tes urin ini menjadi fondasi awal penguatan tata kelola pemasyarakatan di Rutan Poso.

“Sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan yang bersih dan profesional,” tandasnya.