DONGGALA – Memperingati Milad ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), BAZNAS Kabupaten Donggala menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya pelatihan Fardhu Kifayah Tajhizul Janazah pada Sabtu (17/1).

Unsur ketua BAZNAS Kabupaten Donggala Nadi Irwan Mahmud mengatakan, kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Pemahaman dan Praktik Pengurusan Jenazah Sesuai Syariat Islam”, diikuti oleh 20 orang peserta. Mereka yakni 10 orang laki-laki dan 10 orang perempuan.

“Seluruh peserta merupakan perwakilan dari empat kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Banawa,” katanya, Ahad (18/1).

Andi Irwan menambahkan, pihaknya memberikan edukasi syariat, agar pemahaman peserta lebih mendalam mengenai tata cara mengurus jenazah atau tajhizul janazah yang benar, sesuai tuntunan agama.

“Setelah diberi pemahaman, para peserta langsung mempraktekan mulai dari memandikan, mengkafani jenazah. Praktek langsung tersebut sangat penting, apakah materi yang didapat sesuai dengan yang dilakukan,” ujar Andi Irwan.

Sementara Ketua BAZNAS Kabupaten Donggala Moh Rafiq Rais berharap, melalui momentum HUT ke-25 ini, BAZNAS tidak hanya berfokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga hadir dalam penguatan kapasitas keagamaan masyarakat.

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan setiap kelurahan di Kecamatan Banawa memiliki tenaga terampil yang mampu menjalankan prosesi pemulasaraan jenazah secara mandiri dan syar’i,” harapnya.

Acara pelatihan ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat, mencetak kader-kader di tingkat kelurahan yang siap membantu warga saat ada yang meninggal.

Dirinya mengakui, saat ini petugas-petugas yang memandikan jenazah sangat minim. Petugasnya pun saat ini didominasi kalangan tua atau lanjut usia (Lansia).

“Olehnya perlu ada kader yang nantinya bisa mengganti, dan tentunya ini akan menjadi program BAZNAS Donggala setiap kelurahan dan desa. Minimal ada dua orang kader yang disiapkan,” tutupnya.

Instruktur Waka I, Abtar Karama, turut hadir Waka III Zulkifli dan Waka IV Nurdin Toaha serta Amil.