PALU – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulawesi Tengah, Reny A.Lamajido hadir langsung dalam peringatan HUT Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang berlangsung di halaman kantor BAZNAS Sulawesi Tengah jalan Bantilan Palu Barat, Sabtu (17/01).

Dalam sambutannya Wagub Reny mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan BAZNAS Sulteng di HUT ke 25 yang menyasar tidak hanya masyarakat miskin, namun juga para Lanjut usia (Lansia) serta pemberian beasiswa.

“Saya mengucapkan selamat HUT BAZNAS ke-25 yang tentunya keberadaan BAZNAS selama ini, telah banyak membantu pemerintah dalam berbagai program yang laksanakan yakni Program Berani,” kata Reny.

Dirinya juga menyampaikan pada BAZNAS Sulteng terkait data bantuan yang dilakukan selama ini, agar di sampaikan pada OPD terkait jenis bantuan tersebut. Dia mencontohkan beasiswa yang diberikan agar data tersebut di masukan ke Dinas Pendidikan, sehingga tidak tumpang tindih dengan program beasiswa yang di berikan Pemerintah Provinsi Sulteng.

“Demikian juga bantuan pada Lansia dan disabilitas serta bantuan lainnya, juga datanya dimasukan ke OPD terkait, sehingga kita mengetahui dan tidak tumpang tindih,” terangnya.

Reny menekankan, pentingnya integrasi data antara pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Sementara Ketua BAZNAS Sulteng Hatamuddin Thamrin di kesempatan itu menyampaikan bahwa, BAZNAS yang mengemban amanah umat akan selalu bekerja secara profesional sesuai amanah UU 23 tahun 2011.

HUT BAZNAS yang dilaksanakan hari lanjutnya, bukan sekadar serimoni, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi atas perjalanan panjang, dalam menggerakkan pendayagunaan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS), demi kesejahteraan masyarakat Sulteng.

Hatamuddin menambahkan, dalam kurun waktu seperempat abad ini, BAZNAS pusat, provinsi dan tingkat kabupaten kota, telah menunjukan peran aktifnya, sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan, dan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu.

“Olehnya perhatian pemerintah pada BAZNAS sangat penting dengan menganggarkan biaya operasional. Dan yang terpenting lagi memerintahkan seluruh ASN untuk dilakukan pemotongan atas zakat penghasilan (gaji) ke BAZNAS Sulteng,” harapnya.

Program-program yang dicanangkan oleh BAZNAS Sulteng lanjutnya, akan selalu selaras dengan program pemerintah daerah yakin program Berani. Sehingga apa yang menjadi tujuan daerah ini berjalan sesuai dengan harapan.

Di kesempatan itu, Wagub Sulteng Reny secara simbolis memberikan bantuan pada 350 sembako bagi dhuafah, 104 beasiswa pada semua tingkatan pelajar, bantuan Lansia dan Disabilitas serta bantuan BPJS pada masyarakat kurang mampu.

Hadir dalam acara tersebut, perwakilan Kementrian agama Sulteng dan Kota Palu, Pemkot Palu, UIN Datokarama Palu, unsur ketua BAZNAS Kabupaten Kota, tokoh masyarakat serta masyarakat penerima bantuan.