TOUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Una-Una (Touna) meraih peringkat terbaik se-Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Preliminary Tahun 2025.
Hal itu diketahui saat rapat koordinasi penyampaian data LKPD preliminary 2025 yang dirangkai dengan pemaparan Government Finance Statistics (GFS) serta penyerahan penghargaan penyusunan LKPD terbaik 2025, yang digelar secara daring, Rabu (14/01).
Kegiatan ini dibuka Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sulteng, Teddy Suhartadi Permadi yang diikuti perwakilan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Kepala Seksi ASPLK Standar Perbendaharaan dan Akuntansi Lingkup Pemerintah, Pajar Gilang Yudistira, menjelaskan, laporan manajerial dan GFS Provinsi Sulteng disusun untuk menyajikan gambaran yang komprehensif mengenai kinerja serta posisi keuangan pemerintahan Indonesia, khususnya di wilayah Sulteng.
“Penyusunan GFS mencakup sektor pemerintah umum dan korporasi publik, dengan mengacu pada Government Finance Statistics Manual sebagai standar statistik keuangan pemerintah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah Kanwil DJPb Sulteng, Ginanjar Rah Widodo, mengatakan, penilaian penyusunan LKPD 2025 dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan konsistensi opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas LKPD selama satu dekade terakhir.
“Akurasi dan ketepatan penyampaian laporan, kecepatan pelaporan, serta kualitas partisipasi dan koordinasi pemerintah daerah,” katanya.
Dari hasil penilaian tersebut, Pemkab Touna berhasil menempati peringkat pertama dengan capaian nilai tertinggi, disusul Pemkab Banggai pada peringkat kedua dan Pemerintah Provinsi Sulteng pada peringkat ketiga.
Kepala BPKAD Touna, Rismanto, mengatakan, capaian ini merupakan komitmen serius Pemkab Touna dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
“Saya berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan akuntabilitas laporan keuangan daerah,” ujarnya.
Ia menyampaikan penghargaan atas dukungan serta sinergi Kanwil DJPb Kementerian Keuangan Sulteng dalam pembinaan pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah.

