DONGGALA – Dua desa yang terisolir pascabanjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala, kini sudah bisa diakses.
Kedua desa tersebut sebelumnya sempat terisolasi setelah jembatan menuju ke desa tersebut putus dihantam banjir dan tanah longsor.
Di Dusun Sisere, Desa Labuan Toposo tercatat sekitar tujuh titik longsor yang mengakibatkan akses jalan menuju wilayah tersebut tertutup.
Sementara itu, di Desa Labuan Lumbubaka terisolir akibat jembatan penghubung ke desa tersebut terputus karena diterjang banjir.
Namun, setelah upaya pembersihan dan penanganan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI-Polri, serta instansi terkait, kedua daerah tersebut kini sudah dapat dilalui.
“Sekarang sudah bisa dijangkau roda empat maupun roda dua,” ujar petugas BPBD Donggala, Agus, Rabu (14/01).
Selain membuka akses jalan, lanjut Agus, BPBD Donggala juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji kepada warga terdampak banjir.
Bantuan tersebut disalurkan kepada 198 kepala keluarga dengan total 610 jiwa di Dusun 7 Sisere.
“Warga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Donggala atas respon cepat dan kerja nyata dalam menangani bencana,” ujarnya. ***

