DONGGALA – Sebuah jembatan gantung penghubung antar Desa Sumari dan Desa Kumbasa, Kecamatan Sindue, dilaporkan putus dan miring tergerus akibat derasnya arus banjir, Ahad (11/1) pagi.
Putusnya jembatan tersebut mengakibatkan terganggunya kegiatan belajar mengajar di SDN 24 Sindue,
Kepala SDN 24 Sindue, Kufuan, mengatakan, putusnya jembatan tersebut tidak hanya memengaruhi para guru, tapi juga masyarakat umum yang menggunakan jembatan gantung sebagai akses utama.
“Jembatan ini merupakan akses utama yang digunakan masyarakat dan para guru untuk pergi mengajar di SDN 24 Sindue,” ujarnya, Senin (12/01).
Kufuan berharap agar pihak terkait untuk mempercepat proses perbaikan jembatan, mengingat dampaknya yang luas terhadap aktivitas pendidikan dan warga setempat.
Menurut Kufuan, jembatan gantung menuju ke Desa Kumbasa merupakan satu-satunya akses bagi mereka.
“Tidak ada jalan alternatif lain. Mohon kiranya bisa segera diperbaiki jembatan ini, karena ada dua sekolah di desa Kumbasa,” harapnya.

