PALU- Puluhan jurnalis dari berbagai media cetak dan online di Sulawesi Tengah mengikuti pelatihan jurnalistik Menulis Untuk Menyelamatkan Alam, diselenggarakan oleh Donggi Senoro Liquefield Natural Gas (DSLNG), bekerjasama dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pelatihan dibuka oleh Corporate Communication Manager DSLNG Adhika Paramananda, di Ruang Zafir , Hotel Santika Palu, Jalan Juanda, Kota Palu, selama dua hari Kamis 8- Jumat 9 Januari 2025.

Corporate Communication Manager DSLG Adhika Paramananda mengatakan, dalam industri migas, pihaknya lekat sekali dengan isu pencemaran.

“Stereotipe perusahaan migas itu pencemaran,” katanya.

Ia mengatakan, menjaga lingkungan merupakan bagian dari keseharian DSLNG.
upaya-upaya pelestarian dan upaya pengendalian, serta menjaga keanekaragaman hayati.

“Kami berusaha untuk kegiatan operasi industri kami, tidak mengganggu lingkungan,” ada sekitar kawasan,” ujarnya.

Ketua AMSI Sulteng Moh.Iqbal mengapresiasi DSLNG korporasi tetap konsen meningkatkan kapasitas jurnalis ada di Sulawesi Tengah.

Ia menyebutkan, media menjadi salah satu pilar terakhir untuk menjaga alam. Tidak hanya menjadi media permukaan, yang tidak pernah melihat langsung kondisi lapangan.

“Kami mencoba menggugah ini. Kalau teman-teman menganggap bahwa apakah pelatihan kita ini perspektif teknisnya sangat teknis, kemungkinan tidak. Tapi kita mencoba membangun ideologi bersama. Bagaimana teman-teman menulis lingkungan dan membangun perspektif menulis lingkungan secara menarik.

“Pelatihan jurnalistik ini. Karena kita tetap ingin merawat ingatan teman-teman tentang bagaimana bisa turut berpartisipasi teman-teman dan tetap menjaga kemewahan redaksi masing-masing dengan idealisme-idealisme dan politikal redaksinya,” ujarnya.