PALU- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu, memberikan keterampilan hidup berupa pembuatan roti dan kue kepada 20 ibu rumah tangga di Kayumalue Ngapa.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari tersebut melibatkan berbagai stakeholder di antaranya, Kepolisian, Bank Indonesia, kelurahan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Palu, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Qori Wicaksono mengatakan, sebelum memberikan pelatihan keterampilan, lebih dulu dilakukan asesmen pemetaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA).
Selanjutanya kata dia, pihaknya berharap usai pelatihan terus berkesinambungan, ada stakeholder lain baik perbankan, pemerintah kota, maupun swasta bisa mengintervensi berupa pemberian bantuan modal, karena bantuan diberikan hanya berupa peralatan kerja sebagai stimulus.
“Kita berharap secara ekonomi mereka bisa mandiri dan kesadaranya terbangun, sehingga mereka tidak tertarik kepada hal-hal negatif,” ujarnya.
Qori menambahkan, selain melakukan pemberdayaan, pada bidang pencegahan melakukan juga melakukan pelatihan kepada 20 ibu-ibu dan 20 anak-anak mendapatkan pendidikan dalam membangun ketahanan keluarga, mencegah hal-hal negatif bahaya narkoba.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam penanganan narkoba di masyarakat, butuh dukungan dari pemerintah setempat, aparat, dan anggota masyarakat, stakeholder lainnya, mengingat keterbatasan personel dan dukungan anggaran,” ujarnya

