DONGGALA – Sejumlah fasilitas belajar mengajar di SDN 9 Banawa, Kabupaten Donggala rusak akibat diterjang banjir, Selasa (01/04) kemarin.

Padahal sekolah tersebut baru saja selesai direhab.

Beberapa fasilitas yang rusak, di antaranya pintu, jendela, papan tulis, meja, dan kursi. Bahkan dinding salah satu ruang kelas jebol diameter sekitar 70 cm.

“Dua ruang kelas hancur dan dipenuhi lumpur akibat air deras yang mengalir dari gunung belakang sekolah,” kata warga sekitar, Iwan, Rabu (02/04).

Iwan mengatakan, banjir kali ini tidak hanya membawa air, tetapi juga lumpur. Lumpur tersebut berasal dari lereng Gunung Lapaloang yang ada persis di belakang sekolah.

“Banjir kali ini bercampur dengan lumpur. Harus meminta bantuan dari BPBD atau relawan untuk membersihkannya. Lumpur ini cukup tebal,” ujarnya.

Iwan berharap, SDN 9 Banawa mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk mengatasi masalah banjir yang sudah menjadi langganan dan mengganggu proses belajar mengajar. *