DONGGALA – Ternak sapi piaraan warga dibiarkan bebas berkeliaran di areal taman Kantor Bupati Donggala, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa.

Hal itu menjadi pemandangan sehari-hari di daerah dengan julukan Kota Wisata ini.

Padahal sudah ada Perda Nomor: 14 Tahun 2010 tentang Peternakan dan Penertibannya. Tapi tak di jalankan.

Selain keberadaannya mengganggu pengguna jalan, ternak-ternak ini sering buang kotoran di lokasi taman dan perkantoran.

Seperti Rabu pagi (26/02), terlihat sepuluh ekor ternak sapi milik warga entah dari mana, berkeliaran bebas tanpa dijaga.

Kawanan ternak sapi tersebut menginjak fasilitas yang ada dan memakan tanaman bunga, kulit pohon, dan rumput.

Padahal tanaman bunga serta pepohonan yang ada sekitar lokasi taman baru saja di rehabilitasi dengan anggaran ratusan juta.

Warga mengeluhkan banyaknya sapi yang dibiarkan pemiliknya berkeliaran di taman dan di areal perkantoran bupati Donggala.

Pemilik ternak terkesan dengan sengaja membiarkan ternak piaraan masuk ke taman dan merusak fasilitas yang ada.

“Ini pemilik ternak sudah keterlaluan lepas sapi sembarang tanpa dijaga,” kata seorang warga Gunung Bale yang tidak mau disebutkan namanya.

Ia menyebut sudah mengetahui siapa pemilik ternak sebenarnya tinggal di sekitar Kelurahan Gunung Bale dan Kabonga.

“Hewan ternak berkeliaran itu sudah lumrah. Pemerintah Kecamatan juga mengetahui pemilik hewan ternak ini tetapi cenderung diam,” ungkapnya. *