PALU- Yamaha melalui CV Akai Jaya Motor menghadirkan Aldi Satya Mahendra, pembalap sepeda motor- peraih juara dunia Word Supersport 300 musim 2024. Meet and greet Aldi bersama fans ini digelar di Sentral Yamaha Palu, Jalan Muh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Sabtu Sore (21/12).

Tentu kehadiran remaja kelahir 27 Juni 2006 merupakan momen istimewa. Bagaimana tidak, Aldi yang telah mengukir prestasi gemilang di kancah dunia, menjadi inspirasi dan panutan masyarakat luas, khususnya generasi milenial yang penggemar dunia otomotif.

Darah pembalap memang sudah mengalir deras dalam tubuh Aldi Satya Mahendra. Sebab, ia sudah lekat dengan dunia balap sejak masih kecil. Keakraban itu terbentuk karena kedua orang tuanya Dicky Hestu dan Desy Prasanti, juga merupakan mantan pembalap.

Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia itu pun mengukir sejarah baru. Aldi menjadi pembalap Indonesia pertama yang bisa juara dunia di kelas WSSP300. Yang luar biasa lagi, Aldi langsung jadi juara dunia di musim debutnya.

Menurut remaja 18 tahun ini, dia akan terus fokus di dunia balap motor. Tahun 2025 mendatang dirinya baru lulus sekolah SMA, dan belum memikirkan untuk melanjutkan di perguruan tinggi.

“Untuk saat ini belum berpikir untuk lanjut ke perguruan tinggi. Saya fokus dulu pada kejuaraan ke depannya. Nanti aja kedepan dilihat ,” ungkap Aldi di depan sejumlah fansnya, di Sentral Yamaha, Sabtu (21/12).

Sementara Direktur Marketing CV. Akai Jaya Motor Andi Raharja Limbunan, mengatakan, motor-motor super big yang digunakan Aldi, dipasarkan di seluruh dunia secara bebas. Konsumen bisa membelinya secara langsung, dan motor-motor yang diproduksi oleh pabrik sparepart, seperti Yamaha dan merek lainnya.

“Sehingga di kejuaraan itu, di mana Aldi berkompetisi, walaupun namanya WorldSSP300, tetapi ada brand-brand selain Jepang. Ada Eropa, ada brand Asia di situ, seperti KOWE, ada brand Cina juga. CC yang berbeda-beda, tetapi kenapa CC yang berbeda-beda. Bisa buat berkompetisi lebih baik, karena regulasi dari pada panitia semua standarnya sama. Semua RPM-nya diatur dan skill rider sportnya juga diperhitungkan di situ,” katanya.

Menurutnya, sebagai orang Indonesia dan penggemar balap motor, sangat berbangga dengan pencapaian Aldi. Sebab negara memiliki penduduk 282 juta, dan sepanjang sejarah balap motor di dunia dari tahun 1949 hingga 2024, baru kali ini ada orang Indonesia bisa meraih juara dunia.

“Kenapa kita namakan orang Indonesia juara dunia, karena diakui juara dunia apabila sudah berkompetisi di lima benua yang berbeda itu namanya one championship,” ujar Andi.

Selain sesi meet and greet, acara ini juga akan diisi lomba balap sepeda dan lomba mewarnai tingkat TK dan SD.

Reporter: IRMA
Editor: NANANG