POSO – Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri 714/Sintuwu Maroso (SM) Poso diberangkatkan menuju Papua untuk menjalankan tugas negara menjaga wilayah perbatasan.

Pemberangkatan tersebut dilaksanakan melalui upacara resmi di lapangan Mayonif 714, Kelurahan Ranononcu, Kecamatan Poso Kota Selatan, Kabupaten Poso, Jumat (27/3).

Upacara dipimpin langsung Komandan Korem 132/Tadulako, Deni Gunawan, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Batalyon 714/SM Letkol Inf Darmansyah, Dandim 1307 Poso Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, Wakil Bupati Poso, Kapolres, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kesempatan itu, Brigjen Deni Gunawan melakukan pemeriksaan pasukan sebelum melepas keberangkatan prajurit Satgas RI-PNG Statis Yonif 714/SM Tahun 2026.

Ia mengaku bangga atas kesiapan para prajurit yang dinilai telah melalui proses latihan matang, baik dari sisi fisik, taktik, maupun mental.

Menurutnya, penugasan ke wilayah perbatasan Papua bukanlah tugas ringan, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab, disiplin, serta dedikasi tinggi.

“Saya percaya dengan bekal latihan yang telah dilaksanakan, seluruh prajurit Yonif 714/SM mampu menjalankan tugas dengan baik,” ujar Deni.

Ia juga berpesan agar seluruh personel menjaga profesionalisme sebagai prajurit TNI Angkatan Darat sekaligus pelindung masyarakat di wilayah penugasan.

“Prajurit TNI AD mengemban amanah besar menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Ratusan prajurit tersebut dijadwalkan bertugas di wilayah perbatasan Papua selama kurang lebih satu tahun ke depan.