PALU, MAL — Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE menekankan pentingnya sinergi dan tanggung jawab seluruh petugas lapangan dalam menjaga kebersihan serta penataan lingkungan.
Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin rapat evaluasi bersama Satgas Kebersihan dan Pengawas Keluarga Padat Karya di Rumah Jabatan Wali Kota Palu pada Rabu (21/10).
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, bersama sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kota Palu.
Agenda utama pertemuan adalah menyatukan pola kerja antara petugas kebersihan agar hasil penataan wilayah lebih terukur dan terkoordinasi.
Wali Kota Palu meminta agar setiap petugas meninggalkan pola kerja sendiri-sendiri dan mulai membangun komunikasi intensif dalam mengawasi persoalan lingkungan. Pola kerja kolaboratif dianggap menjadi kunci utama dalam mewujudkan perubahan wajah ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah yang lebih tertata.
“Satgas kebersihan dan pengawas keluarga padat karya harus bekerja sama dengan baik di setiap wilayah kerja. Jangan lagi seperti berjalan sendiri-sendiri, kita harus menjadi satu untuk bersama-sama mengawal dan menjaga kota ini,” kata Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu.
Hadianto menjelaskan bahwa peran Pemerintah Kota Palu kini lebih menitikberatkan pada pengawasan menyeluruh, termasuk aspek pemanfaatan ruang dan ketertiban umum. Dinas Tata Ruang dan Satpol PP turut dilibatkan untuk memberikan edukasi teknis serta penegakan peraturan daerah kepada para petugas di lapangan.
“Tidak hanya bicara bersih, tetapi bagaimana kota ini menjadi indah, rapi, dan tertib. Ruang-ruang kecil juga harus menjadi perhatian, bukan hanya kawasan besar,” ujar Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu.
Terakhir, Wali Kota Palu juga menyinggung evaluasi insentif bagi para pengawas yang didukung ribuan anggota padat karya. Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan harus berbanding lurus dengan standar kualitas kerja dan rasa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan wilayah masing-masing. ***
