PALU, MAL — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu bersama tim gabungan TNI dan Polri memperketat keamanan dengan menggelar razia sajam Palu di kawasan Jembatan Lalove pada Rabu (04/11).
Operasi pengamanan ini dimulai sejak pukul 16.30 WITA dengan menyasar seluruh pengendara yang melintasi jalur tersebut.
Langkah pemeriksaan dilakukan secara intensif terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mendeteksi senjata tajam dan benda berbahaya lainnya. Kehadiran tim gabungan di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus menekan potensi gesekan fisik di titik rawan.
“Selain merazia sajam, petugas juga memeriksa keberadaan senjata rakitan atau benda lainnya yang mana hal ini terkait konflik antara warga Kelurahan Lolu Utara dan warga Kelurahan Nunu yang terjadi belum lama ini,” ujar Irsan Sidjo, Sekretaris Satpol PP Kota Palu.
Dalam pelaksanaan tugasnya, personel Satpol PP Kota Palu memberikan dukungan penuh kepada pihak kepolisian yang memiliki kewenangan utama dalam penindakan hukum di jalan raya. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mendinginkan suasana pasca bentrok antarwarga yang sempat terjadi.
“Kami mengontrol anggota Satpol PP dalam rangka pengamanan di lokasi ini, kita berharap semoga situasi ini secepatnya bisa kembali kondusif,” kata Irsan.
