Polda Sulteng dan Polres Sigi Respon Keluhan Masyarakat: Peredaran Narkoba dan Pengangguran

oleh -

PALU – Polda Sulteng dan Polres Sigi merespons keluhan masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba dan masalah pengangguran melalui program Jumat Curhat. Dirpolairud Polda Sulteng, Kombes Pol. Bagus Setiyawan, bersama Wakapolres Sigi, Kompol Kiky Khristina, menerima aspirasi masyarakat di Café Inklusi Desa Kalukubula, Kec. Sigi Biromaru, Kab. Sigi, pada Jumat (8/12).

Menanggapi keluhan tentang peredaran narkoba, Dirpolairud Polda Sulteng, Kombes Pol. Bagus Setiyawan, menyatakan bahwa Polri tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga intens dalam melakukan sosialisasi pencegahan.

“Pencegahan yang dilakukan antara lain dengan membentuk Kampung Tangguh Narkoba,” ujar Bagus Setiyawan.

Bagus Setiyawan menekankan peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi terkait dugaan kasus penyalahgunaan narkoba. Terkait masalah pengangguran, Bagus mengajak masyarakat untuk menggali potensi sumber daya di desa mereka. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat membantu memetakan potensi ekonomi kerakyatan.

Wakapolres Sigi menyoroti pentingnya kepedulian individu dan keluarga dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

Ia mengapresiasi upaya penyadaran kaum muda dengan mengalihkan kegiatan negatif ke aktivitas positif seperti pengajian dan majelis taklim. Terkait pengangguran, Kompol Kiky Khristina berharap masyarakat dapat mengidentifikasi potensi sumber daya dan membentuk kelompok usaha. Dia juga menyarankan koordinasi dengan Disnakertrans untuk menciptakan lapangan kerja sesuai dengan keterampilan yang dimiliki.

Sebagai bagian dari kegiatan, Polda Sulawesi Tengah menyerahkan paket sembako kepada warga yang turut hadir dalam acara Jumat Curhat.

Reporter: Irma
Editor: Nanang