PMI Parimo Tingkatkan SDM Palang Merah Remaja

oleh -
Asisten Perekonomian dan Kesra membuka acara pembinaan bagi PMR di Parimo. (FOTO : Propokim)

PARIMO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) tingkatkan sumber daya manusia bagi palang Merah remaja sebagai program kerja dari lembaga tersebut.

Sekretaris PMI Parimo, Ardi Kadir, mengatakan, pelatihan ini guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi pembina PMR, sehingga mampu memberi materi dasar di sekolah masing-masing.

“PMR terbagi atas tiga tingkatan, yaitu PMR Mula (tingkat pelajar SD/ sederajat), PMR Madya (tingkat pelajar SMP/ sederajat), dan PMR Wira (tingkat pelajar SMA/ sederajat),” ungkapnya, Senin (04/12).

Kata dia, kegiatan di laksanakn selama tiga hari mulai tanggal empat hingga tanggal tujuh, yang diikuti beberapa sekolah di wilayah Parimo.

Assisten Pemerintahan dan Kesra, Adrudin Nur mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik dilaksanakan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta menambah pengetahuan pembina palang merah Remaja di Parimo.

Ia menjelaskan, palang merah Remaja merupakan wadah pembina dan pengembangan anggota Remaja PMI yang berkelanjutan disebut anggota PMR yang terdapat di palang merah seluruh Indonesia.

Kata dia, anggota PMI merupakan salah satu kekuatan dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan di bidang kesehatan dan siaga bencana yang mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan pengembangan kapasitas organisasi PMI baik di level sekolah untuk PMR Wira di level SMA PMR madya di level SMP dan PMR mulia di level SD.

“Setelah mengikuti pelatihan ini peserta wajib membentuk PMR di sekolah masing-masing serta membina dan melati anak-anak sekolah menjadi anggota PMR setingkat SMA PMR Nadia atau setingkat SMP sebagaimana termuat dalam Tri bakti PMR yaitu berbakti kepada masyarakat mempertinggi keterampilan dan memelihara kebersihan dan kesehatan dan mempererat persahabatan, nasional,” jelasnya.

Ia berharap, pengurus ranting PMI dapat menjadi ujung tombak dalam pelayanan kepalangmerahan di setiap kecamatan dan meningkatkan koordinasi dengan pembina anggota palang merah yang ada di kecamatan.

“Kepada dinas pendidikan melalui UPTD di kecamatan Saya minta kiranya dapat membantu melakukan pemantauan pembentukan kegiatan PMR sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah para pembina PMR harus memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” pungkasnya.

Reporter : Mawan
Editor : Yamin