Pilwakot Palu 2020, Dua Bakal Calon Daftar ke PKB

oleh
Ketua tim penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, Nasir Dg. Gani didampingi Ketua DPC PKB Kota Palu, H. Alimuddin H. Alibau menerima pendaftaran bakal calon wali kota, Jumat (15/11). (FOTO: IST)

PALU – Di hari pertama dibuka pedaftaran Bakal Calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sudah dua balon yang mengambil formulir pendaftaran sebagai calon wali kota.

“Pengambilan formulir pendaftaran kami buka mulai tanggal 15 sampai 21 November 2019. Setelah dibuka tadi jam 9 pagi (kemarin-red), dua Bakal calon mengambil formulir. Kedua bakal calon yang dimaksud adalah Hidayat yang diwakili Arsit dan Bhartolomeus yang diwakili Muh. Saiful. ” ujar Ketua DPC PKB Kota Palu, H. Alimuddin H. Alibau, di Palu, Juma’at (15/11).

Kata dia, pengembalian formulir dijadwalkan tanggal 22 sampai 24 November 2019. Selanjutnya, DPC PKB melalui tim penjaringan akan mengverifikasi berkas balon di tanggal 25 sampai 27.

“Selesai diverifikasi masih ada waktu perbaikan dan pengembalian berkas tanggal 28 November sampai 3 Desember 2019,” jelasnya.

Setelah itu, tanggal 4 sampai 10 Desember 2019, lanjut dia, dilakukan silaturahmi dan diskusi bersama balon, termasuk penyampaian visi dan misi.

Setelah itu, tanggal 11 sampai 13 Desember 2019, panitia penjaringan melakukan rapat pleno membahas hasil dari penyampaian visi dan misi, kemudian tanggal 14 Desember 2019 penyerahan berkas balon ke Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulteng untuk ditindaklanjuti ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Setelah itu DPP PKB akan mengundang bakal calon,” tambahnya.

Menurutnya, tidak ada kriteria khusus yang ditetapkan untuk mendaftar di PKB. Hanya saja, kata dia, saat pengambilan formulir, balon dibebankan pembayaran sebesar Rp2,5 juta dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

“Rp2,5 juta itu include dengan pengembalian formulir. Jadi kami berbeda dengan partai lain, pengambilan formulir dibayar, pengembalian formulir juga dibayar. Kalau kita di PKB hanya pengambilan formulir saja yang dibayar,” tandasnya. (YAMIN)