TANGERANG, MAL — Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, berhasil menjaring berbagai peluang kemitraan bisnis skala besar untuk produk Kopi Toraja dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

Pameran internasional yang berlangsung di ICE BSD City pada 14-18 Oktober ini menjadi batu loncatan bagi produsen kopi asal Toraja tersebut untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global.

Beberapa kesepakatan strategis yang sedang dijajaki meliputi rencana pasokan 500 kilogram Arabica Green Bean Grade 1 ke sebuah roastery di Jakarta yang ditargetkan terealisasi pada Juli 2027 mendatang.

Selain itu, Kopi Toraja Kandora juga mengamankan peluang pasokan rutin sebanyak 10 kilogram per bulan kepada Anjiru Coffee di Yogyakarta serta penjajakan pengembangan produk drip coffee bersama mitra eksportir.

“Bagi UMKM, kesempatan bertemu langsung dengan calon pembeli dan pelaku industri menjadi langkah penting untuk mengembangkan usaha,” kata Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Selama pameran berlangsung, produk Arabika dan Robusta premium milik UMKM binaan Pertamina ini menarik minat banyak pelaku usaha internasional karena kualitas dan karakter rasa yang unik.

Kehadiran Kopi Toraja Kandora dalam TEI merupakan bagian dari strategi memperkuat kapasitas usaha melalui akses pasar yang lebih luas dan relevan bagi industri.

“Beberapa peluang kerja sama yang muncul menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas produk dan mempersiapkan usaha agar mampu memenuhi kebutuhan pembeli,” kata Arni Pabunga, Owner Kandora Coffee.

Selain kesepakatan jangka panjang, partisipasi dalam pameran dagang ini juga mencatatkan penjualan ritel senilai Rp7,945 juta yang memperkuat posisi finansial pelaku usaha lokal tersebut secara langsung.

Pendampingan berkelanjutan dari Pertamina mencakup sertifikasi hingga kurasi produk guna memastikan UMKM mampu bersaing di pasar nasional maupun mancanegara sesuai target pembangunan berkelanjutan. ***