POSO, MAL – Majelis Taklim An-Nahdla Kabupaten Poso bersama santri Panti Asuhan Fadilah Alkhairaat Tegalrejo menggelar rangkaian kegiatan memperingati Hari Santri Nasional, Kamis (22/10).
Kegiatan mencakup tiga agenda utama, yaitu kemah santri, napak tilas yang dirangkaikan dengan upacara bendera, serta diskusi kelompok terarah (FGD) diseminasi hasil survei Dai Nusantara.
Ketua Majelis Taklim An-Nahdla, Ustadz Abdul Rahim, mengatakan ketiga agenda tersebut dirancang untuk menanamkan nilai keagamaan, memperkuat semangat kebangsaan, dan memperluas wawasan santri mengenai peran dai di tengah masyarakat.
“Peringatan Hari Santri ini kami isi dengan tiga agenda yang saling melengkapi, mulai dari pembinaan kebersamaan melalui kemah, napak tilas dan upacara bendera untuk menumbuhkan semangat perjuangan, hingga diskusi mengenai hasil survei Dai Nusantara,” ujarnya.
Agenda napak tilas dan upacara bendera dilaksanakan di Bukit Jabal Rahmah, Kelurahan Madale, Kecamatan Poso Kota Utara, dekat Mata Air Maliogu.
Sebelum upacara, ungkap Ustadz Rahim, peserta menyusuri hutan dan kebun sebagai bagian dari perjalanan spiritual untuk mengenang perjuangan para leluhur sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, FGD diseminasi hasil survei Dai Nusantara diarahkan untuk memperkenalkan temuan survei serta mendorong pemahaman tentang peran dai dalam kehidupan sosial.
“Sedangkan, untuk kemah santri menjadi sarana pembinaan kemandirian dan kebersamaan,” jelasnya.
Melalui ketiga agenda tersebut, An-Nahdla berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang religius, berjiwa nasionalis dan peduli lingkungan.
“Serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan menjadi agen perubahan untuk bangsa yang sama kita cintai,” tandasnya.
