PALU, MAL – Permintaan penerbangan langsung rute Guangzhou, China, menuju Palu, Sulawesi Tengah, meningkat dalam dua bulan terakhir. Menyikapi kondisi tersebut, jumlah armada yang melayani rute ini direncanakan bertambah dari satu menjadi tiga armada pada akhir Oktober 2026.
Pelaksana Harian (Plh) Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Hastuty, mengatakan penerbangan langsung antara Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu (PLW) dan Bandara Internasional Baiyun Guangzhou (CAN) telah beroperasi sejak Agustus 2026.
“ Ada penambahan armada untuk penerbangan tujuan Guangzhou, China, pada akhir Oktober 2026. Sebelumnya hanya satu armada, kini bertambah menjadi tiga armada. Dua armada dari China Southern Airlines dan satu lagi direncanakan dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia,” ujar Hastuty kepada Media Alkhairaat, Selasa (20/10).
Ia menjelaskan, China Southern Airlines dijadwalkan melayani penerbangan dua kali sepekan, yakni setiap Jumat dan Sabtu. Sementara itu, Garuda Indonesia direncanakan melayani penerbangan setiap Kamis.
Meski demikian, rencana penerbangan Garuda Indonesia masih menunggu kepastian dan konfirmasi resmi dari maskapai tersebut. Hingga saat ini, China Southern Airlines menjadi maskapai yang telah mengonfirmasi kesiapannya melayani rute tersebut.
“Untuk penerbangan ke China menggunakan pesawat Garuda Indonesia, kami masih menunggu kepastian dan konfirmasi dari pihak Garuda Indonesia. Yang sudah terkonfirmasi menyatakan siap saat ini baru China Southern Airlines,” jelasnya.
Penambahan armada dan frekuensi penerbangan ini diharapkan dapat mengakomodasi peningkatan kebutuhan perjalanan antara Palu dan Guangzhou serta memperluas konektivitas internasional Sulawesi Tengah.
