PALU, MAL — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi unggul saat menghadiri Konferensi Kerja (Konker) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palu, Senin (26/10).

Kegiatan yang mengusung tema Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen para pendidik dalam mencetak guru bermutu. Konferensi tersebut dihadiri oleh jajaran kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan se-Kota Palu.

Diah Puspita, yang juga akrab disapa sebagai Bunda Guru Kota Palu, menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung pengembangan kapasitas tenaga pendidik. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi seperti PGRI Kota Palu sangat krusial dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut.

“Saya dengan senang hati menerima undangan kegiatan hari ini karena dalam hal ini saya juga Bunda Guru. Pak Ketua, kedepan apabila ada kegiatan-kegiatan terkait guru, mohon saya selalu dilibatkan. Bagi saya, hadir dalam seminar maupun kegiatan guru seperti ini adalah kesempatan untuk menambah ilmu,” kata Diah Puspita, Ketua TP PKK Kota Palu.

Ia menambahkan bahwa guru memegang peranan vital dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi dinamika zaman. Fokus utama saat ini adalah melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berintegritas moral tinggi melalui penguatan pendidikan karakter.

“Manusia yang berkualitas adalah manusia yang cerdas, berkarakter, berinovasi, dan mampu bersaing di tingkat global. Kita semua menyadari bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas,” jelas Diah Puspita.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai moral harus dimulai sejak usia dini. Menurutnya, prestasi akademik tidak akan bermakna tanpa didukung oleh perilaku dan etika yang baik sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.

“Sebagai Bunda Guru, saya tidak hanya ingin melihat anak-anak kita berprestasi atau cerdas secara akademik. Bagi saya, pendidikan karakter adalah nomor satu, di atas segalanya,” tegas Diah Puspita.

Melalui pelaksanaan Konker I ini, PGRI Kota Palu diharapkan semakin solid dalam menyuarakan aspirasi para guru. Organisasi ini juga didorong untuk terus meningkatkan profesionalisme anggotanya guna mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas melalui pendidikan bermutu. ***