Pendaftar CPNS Kanwil Kemenag Sulteng Naik Dua Kali Lipat

oleh
Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Rusman Langke

PALU – Pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) untuk Kementerian Agama (Kemenag) resmi ditutup Sabtu (30/11) pukul 19.00 WIB pada situs daring SSCASN BKN, dengan total pendaftar berjumlah 222.511 orang. Khusus Kanwil Kemenag Sulteng, jumlah pendaftar mencapai 2701 orang.

Jika dibandingkan dengan tahun 2018, pendaftar CPNS di Kemenag Sulteng tahun ini meningkat dua kali lipat, tahun 2018 pendaftar di Kemenag Sulteng berjumlah 1.117 orang, hanya saja terdapat 165 orang yang dinyatakan lolos atau memenuhi syarat.

Kepala Kakanwil Kemenag Sulteng, H. Rusman Langke, di Palu, Selasa (03/12) mengatakan, dari 15 jenis Jabatan tersebut, Kanwil Kemenag Sulteng hanya membuka 33 alokasi formasi.

Adapun Jenis Jabatan yang dibuka, yakni Penyusun laporan Keuangan, Ahli pertama Statistisi, Ahli Pertama Pranata Komputer, Ahli Pertama Pranata Hubungan Masyarakat, Ahli Pertama Perencana, Ahli Pertama Penyuluh Agama, Ahli pertama penghulu, Ahli pertama Guru Matematika, Ahli Pertama Guru IPA, Ahli Pertama Guru Fisika, Ahli pertama Guru Bahasa Inggris, Ahli Pertama Guru Bahasa Indonesia, Ahli pertama Guru Bahasa Arab, Ahli Pertama Arsiparis, dan Ahli pertama Analis Kepegawaian.

Dari lima jenis jabatan itu,  yang paling diminati adalah, Ahli pertama Analis Kepegawaian, Ahli Pertama Pranata Komputer, Ahli Pertama Perencana, Ahli Pertama Pranata Hubungan Masyarakat, dan Ahli Pertama Guru IPA.

“Tahapan seleksi CPNS Kemenag terdiri atas tiga tahap, Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang meliputi, praktik kerja, psikotes dan wawancara komitmen kebangsaan dan moderasi beragama.  Setelah pendaftaran daring ini, tahapan berikutnya adalah verifikasi administrasi,” ujarnya Rusman.

Dia mengatakan, pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada tanggal 10 Desember 2019, dilanjutkan masa sanggah selama tiga hari dan pengumuman hasil sanggah pada tanggal 24 Desember 2019.

Sesuai amanat Undang undang, Kakanwil juga menegaskan, proses seleksi tidak dipungut biaya dan dilakukan secara  transparan.

“Kami pastikan proses seleksi berlangsung transparan dan dapat langsung dilihat hasilnya, karena menggunakan sistem Computer Assisted test (CAT), sehingga pendaftar seharusnya tidak terpengaruh janji atau iming-iming oknum tertentu agar lulus,” tegasnya.

Rusman menyampaikan, untuk lokasi SKD akan diinfokan selanjutnya, sehingga pendaftar diharapkan terus memantau informasi melalui laman resmi Kemenag RI atau Kanwil Kemenag Sulteng, baik itu portal maupun media sosial. (YAMIN)