PALU, MAL – Anggota DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Marselinus, menyiapkan program peternakan ayam mini berbasis pekarangan rumah untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga di Kota Palu.
Program tersebut direncanakan mulai berjalan pada awal 2027 dengan menyasar 200 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat tahap pertama. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap hingga menjangkau 2.000 KK.
Marselinus mengatakan, saat ini persiapan program difokuskan pada bimbingan dan pelatihan bagi calon penerima manfaat yang berlangsung selama November hingga Desember 2026.
“Jadi, bulan November dan Desember ini kami masih melakukan bimbingan dan pelatihan kepada 200 kepala keluarga terkait program peternakan mini ini,” ujar Marselinus, Ahad (8/11).
Anggota Komisi IV DPRD Sulteng itu menjelaskan, pemeliharaan ayam petelur di pekarangan rumah diharapkan dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memperoleh tambahan penghasilan.
Sebagai bagian dari persiapan, Marselinus telah mengunjungi salah satu peternakan di Kota Palu untuk melihat langsung model kandang berkapasitas delapan ekor ayam. Kandang tersebut akan menjadi contoh bantuan yang disiapkan bagi masyarakat.
“Setiap rumah nantinya akan mendapatkan delapan ekor ayam, kandang, dan pakan untuk kebutuhan tiga sampai empat bulan ke depan,” jelasnya.
Program ini tidak hanya mencakup peternakan ayam, tetapi juga dirancang terintegrasi dengan budidaya ikan lele dan tanaman pangan. Melalui konsep tersebut, pekarangan rumah diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan telur, ikan, dan sayuran bagi kebutuhan keluarga.
Menurut Marselinus, pemanfaatan pekarangan secara terpadu juga diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi keluarga dan upaya pemerintah menekan angka stunting di Sulawesi Tengah.
Untuk menjaga keberlanjutan program, pihaknya menyiapkan tim khusus yang bertugas mendampingi dan mengawasi penerima bantuan. Pendampingan mencakup vaksinasi, pemeriksaan kesehatan ayam, hingga pengendalian hama dengan pemantauan setiap pekan.
“Jadi, bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi kami akan kawal terus. Kami sudah siapkan tim yang akan mengontrol setiap minggu. Ayam cukup rentan terhadap penyakit sehingga perawatannya harus diperhatikan,” tutur Ketua DPD Partai Perindo Kota Palu tersebut.
Marselinus menargetkan program peternakan ayam mini itu dapat menjangkau 2.000 KK di Kota Palu melalui pelaksanaan secara bertahap setiap tahun.
Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan hingga akhir masa jabatannya sebagai anggota DPRD Sulteng.
“Dengan program ini, saya yakin perekonomian masyarakat Kota Palu dapat meningkat dan semakin sejahtera,” pungkasnya.
