BATAM, MAL — Kondisi ekonomi dan sosial di Batam kini mengalami tekanan hebat akibat krisis listrik Batam yang berdampak pada terhentinya suplai air bersih serta kelangkaan bahan bakar minyak di berbagai titik.

Pemadaman yang terjadi secara sporadis dalam beberapa hari terakhir telah melumpuhkan aktivitas industri dan rumah tangga secara signifikan. Banyak warga yang mengeluhkan pompa air tidak berfungsi sehingga pasokan untuk kebutuhan harian terhenti total.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum juga mengalami kendala operasional karena tidak memiliki sistem cadangan energi yang memadai. Hal ini memicu antrean panjang kendaraan yang mulai mengganggu arus lalu lintas utama.

Pihak Pemerintah Kota Batam bersama instansi terkait saat ini sedang melakukan koordinasi intensif untuk menangani dampak domino dari gangguan infrastruktur energi nasional tersebut.

“Situasi ini sangat menyulitkan masyarakat karena krisis listrik Batam mematikan sistem pompa air di waduk utama kami secara mendadak,” kata Budi Santoso, salah seorang warga yang sedang mengantre air bersih.

Tim teknis dilaporkan tengah berupaya memperbaiki kerusakan pada unit pembangkit guna memulihkan stabilitas energi. Namun, hingga berita ini diturunkan, jadwal pemulihan penuh masih belum dapat dipastikan oleh otoritas setempat.