Kemenkumham Sulteng Tingkatkan Layanan dan Netralitas

oleh -

LUWUK- Disaksikan oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI), Razilu, jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulawesi Tengah (Sulteng) berikrar dan menandatangani komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan dan netralitas aparatur sipil negara (ASN) menghadapi pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, Jum’at (19/1).

Digelar di Ballroom Swiss Bell Hotel Luwuk, kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hermansyah Siregar, serta para Kepala Divisi, Pejabat Administrator dan Pengawas serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka.UPT) Pemasyarakatan dan Keimigrasian se-Sulteng.

Tidak hanya itu, kegiatan digelar guna menguatkan komitmen dalam meningkatkan mutu layanan dan kinerja berdampak pada jajaran Kemenkumham Sulteng tersebut. Bertambah istimewa dengan kehadiran Irjen Razilu, Bupati Banggai Amirudin juga bersama berbagai unsur pemerintahan daerahnya, Ketua DPRD Banggai, Suprapto serta unsur forum komunikasi pimpinan daerah setempat lainnya.

“Sangat bersyukur bisa kembali mengunjungi Kota Luwuk ini, apalagi kegiatan ini sangatlah penting untuk dilakukan di awal tahun penuh dengan sikap optimisme menghadirkan kinerja Kemenkumham yang berdampak,” sambut Irjen Razilu.

Kegiatan tersebut,diawali dengan penandatanganan perjanjian kinerja dan pembangunan zona integritas oleh Kakanwil Hermansyah bersama para Kepala Divisi dan seluruh Ka.UPT jajarannya.

Hermansyah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenkumham menguraikan dengan mengusung semangat Naheba atau Hebat di tahun 2024, bersama jajarannya, ia optimis dapat memberikan kinerja berdampak, berkontribusi besar dalam kemajuan bangsa dan meraih prestasi lebih gemilang.

Kata dia, pembangunan zona integritas berfokus pada wilayah bebas dari korupsi (WBK) serta wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) menjadi tujuan besarnya.

“Kita optimis di tahun ini dapat meraih predikat WBK/WBBM, hal tersebut kita dorong bersama-sama,” tambahnya.

Lebih lanjut, dengan disaksikan juga oleh perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabuoaten Banggai, jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng pun turut berikrar netralitas pemilu ASN tahun 2024.

Hermansyah memimpin langsung prosesi tersebut memastikan jajarannya terus bersikap netral dalam menghadapi pesta demokrasi mendatang.

“Kita terus berkomitmen agar mendukung jalannya pemilu aman dan damai, memastikan tidak adanya penyalahgunaan kekuasaan di jajaran,” terang Hermansyah.

Apalagi, dengan koordinasi secara intensif, seluruh Lapas/Rutan di Sulawesi Tengah kembali mendapat tempat pemungutan suara (TPS) khusus oleh KPU, hal tersebut memastikan seluruh warga binaan mendapatkan hak memilihnya.

“Pastinya dengan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan KPU serta Bawaslu, kita yakin penyelenggaraan pemilu di TPS khusus di Lapas/Rutan kami dapat berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hermansyah juga turut melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) bersama Bupati Amiruddin, kedua pimpinan tersebut, komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran hukum dan ham di wilayah Kabuoaten Banggai.

“Tahun ini kita juga menargetkan peningkatan wilayah sadar hukum dan pelayanan berbasis ham kepada instansi pemerintah termasuk di Banggai ini, MoU ini tentu sangat kita harapkan menjadi salah satu langkah dalam menggapai tujuan tersebut,” urainya.

Amiruddin pun mengaku bersyukur atas kerja sama secara kontinu dilakukannya bersama Kemenkumham Sulteng, ia bertekad terus mendukung segala program dilakukan Kemenkumham.

“Tujuan kita juga sama, mau menciptakan kesadaran hukum secara menyeluruh di seluruh wilayah, termasuk layanan maupun fasilitas kemasyarakatan berbasis HAM,” ungkap Amiruddin.

Tidak hanya itu, kedua pihak juga melakukan perjanjian kerja sama terkait peningkatan layanan kekayaan intelektual (KI) di Kabupaten Banggai dikenal sebagai kota air, hal tersebut menjadi komitmen Divisi Pelayanan Hukum Kanwil bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Banggai.

Dari perjanjian tersebut, tenaga agen layanan KI juga secara resmi dikukuhkan, juga disertai penyerahan sertifikat hak cipta, oleh Irjen Razilu kepada Kepala Brida Kabuoaten Banggai, Andi Nur Syamsy Amir. Razilu sangat bahagia atas komitmen kerja sama tersebut, apalagi baru saja dikukuhkan, pencatatan hak cipta telah dihasilkan.

“Sangat apresiasi atas kerja sama Kemenkumham dan Pemda Banggai. Agen layanan kekayaan intelektual tersebut, sangatlah baik, ini akan menjadi bahan laporan saya untuk Direktur Jenderal KI, kita dorong setiap wilayah memiliki agen layanan sama disini. Terima kasih atas dukungan Bupati Banggai telah mengalokasikan anggaran khusus meningkatkan pendaftaran kekayaan intelektual,” puji Irjen Razilu.

Senada, Hermansyah juga berharap agar dengan adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut, makin menambah daya tarik dan nilai ekonomis dari setiap produk unggulan daerah.

“Fokus kita adalah untuk meningkatkan nilai ekonomi produk unggulan daerah dipasar global, agen layanan KI tersebut, berperan penting untuk mengedukasi kepada masyarakat,” katanya.

Diakhir kegiatan, Irjen Razilu pun turut menyerahkan secara langsung piagam penghargaan kepada Satker dan UPT berpredikat pelayanan publik berbasis ham (P2HAM) tahun 2023 oleh Direktur Jenderal HAM.

Adapun mendapat penghargaan tersebut, diantaranya Kanwil Kemenkumham Sulteng, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Luwuk, Bapas Palu, Kantor Imigrasi (Kanim) Palu, Kanim Banggai, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ampana, Lapas Parigi, Lapas Perempuan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Palu, Rutan Poso dan Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara Palu.

“Ini tidak boleh berhenti sampai disini saja, harus dipertahankan lagi, selamat kepada penerima semua, mari terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa ini,” kata Irjen. Razilu.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta hadir dapat terus berkolaborasi bersama dalam membangun bangsa, integritas dan pola hidup sederhana jadi pesannya.

“Mari terus kita berkolaborasi bersama dalam membangun bangsa. Namun ingat, integritas haris terus kita junjug setinggi-tingginya,” tutupnya.(**/IKRAM)