Kemenkominfo Ingatkan Masyarakat Bahaya Plagiarisme di Ruang Digital

oleh -

PALU – Kemudahan yang ditawarkan teknologi komunikasi semakin mempermudah kerja-kerja manusia.

Teknologi sebagai alat, bisa digunakan oleh siapa pun dan untuk apa pun. Semua tergantung pada siapa penggunanya.

Maraknya kasus plagiarisme di era digital ini, bukan karena kemudah atau kecanggihan teknologi, tapi karena penggunanya yang berpikir instan. Di samping kurangnya pengetahuan tentang plagiarisme itu sendiri.

Untuk mencegah hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar webinar bertajuk “Jangan Asal Comot, Kenali Plagiarisme di Dunia Digital”.

Kegiatan ini akan berlangsung pada Ahad (30/07) pukul 10.00 WITA sampai selesai, bersama masyarakat Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Adapun narasumber dalam webinar ini antara lain Dr. Pitoyo, SS, SH, M.IKom. Business Development Advisor Tribun News Network ini akan membahas tentang kecakapan digital.

Bagaimana menjadi cerdas tanpa plagiarisme, apa bahayanya jika melakukan plagiarisme di ruang digital, dan bagaimana cara memanfaatkan teknologi tanpa plagiarisme, adalah beberapa poin yang akan ia sampaikan.

Selanjutnya, pembicara kedua adalah Muhajir Sulthonul Aziz l. Chief Operating Regional ACSB West Java ini akan membahas Etika Digital.

Dalam paparannya nanti, ia akan fokus membahas tentang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), terutama di ruang Digital. Kemudian bagaimana penerapan HAKI dalam ruang internet dan pentingnya menjaga hak digital dan HAKI di ruang internet, adalah dua poin yang akan ia bahas.

Sementara pembicara ketiga, Chika Audhika, Professional Public Speaker ini akan membahas tema Budaya Digital. Bagaimana mengenal  netiket dan penerapannya dalam menyadur karya dan kreativitas orang lain, bagaimana menjadi pengguna internet yang beradab dengan menghargai karya dan kreativitas orang lain, serta apa yang harus diperhatikan sebelum mengunggah konten, adalah poin-poin yang akan ia bahas.

Kegiatan ini akan dipandu Amin Rohani, S.E., bersifat gratis dan terbuka untuk umum. Calon peserta cukup  meng-klik link ini: https://s.id/registrasikabparimo_3007 dan akan terhubung dengan form registrasi untuk mendapatkan token beserta link zoom yang akan menghubungkan mereka dengan ruang seminar.

Peserta yang beruntung, akan mendapatkan hadiah menarik berupa dompet digital. Semua peserta akan mendapatkan E-sertifikat.

Khusus bagi mereka yang baru dalam mengikuti kegiatan seperti ini, tentu akan menjadi pengalaman berkesan bagaimana belajar, menambah pengetahuan tentang Literasi Digital.

Bagi anda yang belum pernah mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Kemenkominfo, ini adalah kesempatan yang baik untuk anda.

Pada tahun 2023 ini, Kominfo memfokuskan kegiatan Literasi Digital di wilayah Sulawesi dan sekitarnya. Sejak Februari tahun ini, pihak penyelenggara  sedikitnya telah melaksanakan puluhan kegiatan serupa dan memfokuskan kegiatan di beberapa kabupaten di Sulteng, Sulbar dan Sulut.

Sejak 2021, Kominfo telah melaksanakan kegiatan Literasi Digital kepada 14.641.097 orang. Pada tahun 2022 juga menargetkan 5.500.000 orang.

Kominfo menargetkan kegiatan ini bisa menyasar 50 juta orang penduduk Indonesia pada tahun 2024.

Karena itu, dibutuhkan penyelenggaraan Kegiatan literasi digital yang massif di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait Literasi Digital dalam bentuk Seminar dan Diskusi secara online dengan target penduduk di wilayah tersebut, khususnya di segmen komunitas. *