Kapolresta Palu Imbau Masyarakat Tak Gunakan Calo Pengurusan SIM, Ikuti Prosedur Resmi!

oleh -
Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Palu, Kombes Pol. Barliansyah

PALU – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Palu, Kombes Pol. Barliansyah mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), dengan mematuhi prosedur dan mekanisme berlaku sesuai peraturan.

Kapolresta Palu, Kombes Pol. Barliansyah menekankan, pentingnya masyarakat tidak menggunakan calo atau perantara saat melakukan pengurusan SIM baik kelas A maupun C.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengurusan SIM melalui jalur resmi tidak sulit, cukup mudah dan cepat.

Juga bagi warga memohon membuat SIM Baru atau perpanjangan, juga melengkapi persyaratan berupa surat keterangan psikologi dan kesehatan sesuai perpol No. 5 Tahun 2021, yang mana sudah ada pihak ke-3 di tunjuk oleh POLRI

“Kami sangat mengharapkan kepada masyarakat agar dalam melakukan pengurusan SIM dengan mengikuti prosedur dan mekanisme berlaku sesuai dengan peraturan,” kata Kombes Pol. Barliansyah dalam keterangan tertulis di terima Media Alkhairaat.id, Kamis (1/2).

Ia memperingatkan, pemohon SIM tidak menggunakan jasa perantara, karena hal tersebut hanya memberatkan masyarakat dan menguntungkan calo mencari keuntungan semata.

Kombes Pol Barliansyah juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dengan melaporkan apabila menemui oknum Polri atau calo menawarkan bantuan dalam pengurusan SIM, terutama jika ada permintaan imbalan atau bayaran tidak sesuai aturan.

“Dalam proses pembuatan SIM, tidak ada istilah kata ribet ketika seluruh prosedurnya diikuti dengan baik dan apabila ada anggota saya yang meminta imbalan, segera laporkan.

“Apabila masyarakat mengalami kesulitan dalam pengurusan SIM, mereka dapat bertanya langsung kepada petugas berada di tempat,” tutupnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016, tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk SIM A dan A Umum, SIM B1 dan B Umum, serta SIM B2 dan B Umum adalah sebesar Rp120 ribu untuk pembuatan baru.

Sementara,biaya perpanjangan adalah Rp80 ribu. Untuk SIM C, tarif pembuatan baru adalah Rp100 ribu dan biaya perpanjangan adalah Rp75 ribu.

Reporter: */IKRAM
Editor: NANANG