Jaringan Internet Dipastikan Normal Hari Kamis Lusa

oleh -697 Kali Dilihat

PALU – General Manager PT Telkom Witel Sulawesi Tengah ( Sulteng) Ichwan Muhammadyah, memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Palu dan sekitarnya dengan adanya gangguan jaringan Telkom dan Telkomsel. PT Telkom berjanji tiga hari kedepan atau hari Kamis 23 September (lusa), dipastikan jaringan tersebut normal kembali.

“Insya Allah 3 hari kedepan jaringan di upayakan normal kembali,” ujar Ichwan Muhammadyah kepada MAL Online, di ruang kerjanya, Selasa (21/9).

Ichwan Muhammadyah mengatakan, pada 19 September terdapat gangguan pada jaringan sistem komunikasi kabel laut Jawa, Sumatera, Kalimantan. Di mana terjadj kerusakan untuk ruas Batam ke Pontianak pukul 17.33 wib atau untuk Indonesia tengah ( WITA) jam 18.33. Dengan demikian akibat putusnya jaringan Batam Pontianak sempat terjadi black out di sana.

Kerusakan juga terjadi pada sistem kabel dalam laut di Jasuka, walaupun tidak separah jaringan Kalimantan. Dengan itu praktis, layanan apapun baik Indihome, AstiNet dan Telkomsel mengalami gangguan.

“Jadi sesungguhnya di Telkom jika ada terjadi gangguan besar sudah ada proses mitigasinya. Bagaimana membuat plan untuk segera ada recovery. Karena putus di sana, mau tidak mau jadi re rutin ke Rungkut di Surabaya dan ke Jatinegara di Jakarta,” ungkapnya.

Menurutnya, hanya saja trafik yang masuk sangat besar dibandingkan throughput (kecepatan transfer data) yang ada. Maka, mau tidak mau terjadi antrian. Antrian itulah yang menyebabkan koneksi yang lama.

Menurutnya, saat ini jaringan sudah mulai berjalan, tapi masih lambat. Jika ada instasi ada lembaga yang merasa terganggu berat dengan adanya gangguan jaringan, pihaknya menyarankan datang ke plaza Telkom jalan Juanda Palu untuk di carikan solusi.

“Hari Kamis kami pastikan sudah normal 100 persen atau 80 persenlah jaringan sudah normal kembali. Tadi juga ada panitia ujian CPNS meminta bantuan jaringan internet di Bangkep. Kami bantu carikan solusi Alhamdulillah bisa terbantu,” ungkap Ichwan.

Reporter: Irma/Editor: Nanang