POSO, MAL – Perkelahian yang terjadi di SPBU Moengko, Kabupaten Poso, viral di media sosial facebook, Rabu (30/9) malam, bukan dipicu persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal itu ditegaskan Kasat Reskrim Polres Poso, IPTU I Made Deva Dwi Guna saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (01/10).

Ia mengatakan, insiden bermula dari aksi saling salip antara dua kendaraan, Mobil BR-V dan Pikap Grand Max di Jalan Trans Sulawesi dari arah Palu ke Poso.

Kemudian, terjadi saling cekcok dari dalam kendaraan tersebut. Dari dalam Mobil BR-V, diduga seorang berinisial A melepas tembakan Airsoft Gun ke arah Mobil Grand Max dan mengenai salah seorang yang berada di mobil tersebut berinisial RAM.

“Atas kejadian itu, korban menelpon teman-temannya di Moengko untuk mencegat mobil BR-V tersebut,” jelas Kasat Made Deva didampingi Kasi Humas AKP Rianto Hilian.

Pencegatan, lanjut Kasat, dilakukan di depan SPBU Moengko. Saat itulah terjadi perkelahian yang melibatkan sejumlah orang.

“Kasus perkelahian itu sudah kami tangani, Sembilan pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan dan terduga A telah kami amankan untuk memberikan keterangan lanjutan,” sebutnya.

Pihaknya, kata Made Deva, masih menyelidiki kepemilikan serta penggunaan Airsoft Gun dalam insiden tersebut.

Sementara itu, RAM masih menjalani perawatan intensif di RSUD Poso akibat mengalami cedera di bagian kepala.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian tersebut,” pungkasnya.