H-Minus 2 Pemberangkatan, Calhaj Persiapan PPIH Sudah 99 Persen

oleh -
Asisten I Gubernur Sulteng, Arif Latcuba (kiri)Ketua PPIH Sulteng, H. Abdullah Latopada (tengah) dan Karo Kesra Setda Provinsi Sulteng, Farida diacara rapat final cek persiapan PPIH jelang keberangkatan haji Sulteng di asrama haji transit palu, Senin (31/7) (FOTO : MAL/YAMIN)

PALU – Panitia Penyelengga Ibadah Haji (PPIH) Sulteng, kembali menggelar rapat final cek jelang keberangkatan Calon haji (Calhaj), di aula Asrama Haji (Ashaj) Transit Palu, Senin (31/7).

Rapat tersebut dipimpin Ketua PPIH Sulteng, H. Abdullah Latopada dihadiri oleh asisten I gubernur, Arif Latjuba, Karo Kesra Setda Provinsi Sulteng, Farida dan seluruh instansi terkait atau penanggungjawab semua bidang dalam PPIH.

Di kesempatan itu, semua penangunggjawab bidang memaparkan kesiapan mereka dan berkomitmen untuk melakukan pelayanan dengan maksimal sesuai prosedur yang sudah ditetapkan.

Ketua PPIH, H. Abdullah Latopada yang ditemui usai rapat tersebut menyampaikan berdasarkan laporan dari semua bidang dapat disimpulkan bahwa persentase persiapan PPIH hingga saat itu sudah mencapai 99 persen.

“Kalau kita dengar tadi persiapan mereka sudah 99 persen, dari akomodasi, konsumsi maupun dari kesehatan,”katanya.

Hanya saja, Abdullah Latopada memberi penegasan pada penanggungjawab konsumsi agar lebih efektif dalam memberikan pelayanan. Karena menurutnya, saat terjadi ketidakpuasan Calhaj maka yang akan disebut-sebut adalah Kanwil Kemenag.

“Kepada konsumsi saya memberikan masukan, karena masyarakat tahu ketika ada keluhan yang disoroti itu adalah kementerian agama. Oleh karena itu saya minta tolong kemarin sudah bagus tapi saya minta, setiap saat ruang makan itu disterilkan karena setelah ada tumpukan piring dia kotor kembali ada lalat jadi yang seperti ini harus selalu dikontrol, harusnya ada yang bertanggungjawab khusus disitu,” tegasnya.

Kemudian, dia menambahkan, dari segi manasik diharapkannya tahun ini Calhaj Sulteng menjadi haji yang mandiri, karena pemantapan telah dilakukani dari Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan, kemudian di kabupaten, ditambah lagi di Provinsi.

“Jadi kami sudah godok sehingga insyaallah kita harapkan Calhaj dari Sulteng dapat menjadi haji yang mandiri,”harapnya.
Usai rapat, Kakanwil langsung melakukan monitoring disejumlah ruangan yang ada di Ashaj termasuk ruang pemeriksanaan kesehatan haji. (YAMIN)