MOROWALI, MAL — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid resmi menutup turnamen Berani Cup Morowali 2026 di Lapangan Sapta Marga, Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Kamis (22/10/2026). Penutupan berlangsung setelah rangkaian kompetisi selama 36 hari berakhir dengan kemenangan Wosu FC atas Pehabala FC pada partai final.
Wosu FC memastikan gelar juara setelah mengalahkan Pehabala FC dengan skor 3-1. Sementara itu, AKL 88 menempati posisi ketiga usai menang 8-1 atas IMIP FC.
Dalam sambutan penutupan, Anwar Hafid menyampaikan apresiasi kepada para pemain, suporter, dan penonton yang menjaga ketertiban selama turnamen. Ia menilai sikap tersebut menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kompetisi sepak bola.
“Sore ini saya sangat berbangga karena kita menyaksikan pertandingan yang luar biasa. Saya sudah berkeliling menutup Berani Cup di beberapa tempat, tetapi sore ini saya bangga karena penontonnya tertib. Itu yang paling penting. Pemain menunjukkan sportivitas yang luar biasa, begitu juga para suporternya,” ujar Anwar.
Ia berharap ketertiban penonton dan sportivitas pemain tetap terjaga dalam penyelenggaraan turnamen berikutnya.
“Kalau seperti ini terus sepak bola kita, insyaallah sepak bola di Sulawesi Tengah akan maju,” katanya.
Setelah menyampaikan sambutan, Anwar memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Berani Cup Morowali 2026, mulai dari Pemerintah Kecamatan Bungku Barat, para kepala desa, panitia, wasit, perangkat pertandingan, hingga masyarakat yang mendukung jalannya kompetisi.
Ia secara khusus menyoroti peran wasit dalam menjaga pertandingan tetap berjalan sesuai prinsip fair play. Menurutnya, keberhasilan turnamen tidak hanya ditentukan hasil pertandingan, tetapi juga oleh ketertiban dan sportivitas seluruh pihak.
Anwar juga menyampaikan selamat kepada Wosu FC sebagai juara dan Pehabala FC sebagai finalis. Ia menegaskan bahwa seluruh tim yang berkompetisi selama 36 hari telah mengambil bagian dalam perkembangan sepak bola di Sulawesi Tengah.
Berani Cup sendiri merupakan kelanjutan kompetisi yang telah digelar sejak 2021 dengan nama AH Cup sebelum berkembang menjadi Berani Cup.
Kegiatan penutupan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah Syarifuddin Hafid, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, unsur pimpinan dan anggota DPRD Morowali, serta masyarakat Kecamatan Bungku Barat.
Dengan berakhirnya partai final dan penutupan resmi oleh gubernur, Berani Cup Morowali 2026 menuntaskan rangkaian kompetisi yang mempertemukan tim-tim sepak bola dari berbagai wilayah di Morowali. Wosu FC menutup turnamen dengan gelar juara, disusul Pehabala FC sebagai runner-up dan AKL 88 di posisi ketiga.***
