MOROWALI, MAL – PT Vale Indonesia Tbk memulai pembangunan Fire Shelter permanen pertama di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan darurat kebakaran dan mendekatkan layanan pemadam kebakaran kepada masyarakat.

Peletakan batu pertama fasilitas tersebut dilaksanakan di Desa Kolono, Bungku Timur, pada Jumat (25/9).

Pembangunan Fire Shelter dilakukan untuk memperkuat kapasitas penanganan keadaan darurat di wilayah yang dihuni sekitar 15.560 jiwa dan terdiri dari 10 desa.

Hingga saat ini, Kecamatan Bungku Timur belum memiliki pos pemadam kebakaran permanen, sementara dukungan tanggap darurat terdekat berada di Kecamatan Bungku Tengah dengan estimasi waktu respons sekitar 55 hingga 70 menit.

Fire Shelter yang dibangun PT Vale diharapkan dapat mempercepat respons penanganan kebakaran, memperkuat sistem mitigasi bencana di tingkat kecamatan, serta mendukung perlindungan masyarakat dan aset publik.

Groundbreaking pembangunan Fire Shelter dihadiri Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali, Dinas Pemadam Kebakaran, Camat Bungku Timur, para kepala desa, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Head of Bahodopi Mine Project Expansion PT Vale Indonesia, Goenawan Kukuh, mengatakan pembangunan Fire Shelter merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan masyarakat dan penguatan kapasitas daerah di wilayah operasional.

“Keberadaan Fire Shelter ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan mitigasi dan penanganan kebakaran kepada masyarakat Bungku Timur. Kami berharap fasilitas ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.

Menurut Kukuh, program tersebut juga merupakan implementasi komitmen PT Vale dalam menjalankan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berkelanjutan serta mendukung amanat IUPK dan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RI-PPM).

“Program ini sejalan dengan nilai-nilai CARES yang kami jalankan serta mendukung pilar Sosial dan Budaya dalam RKAB yang telah disetujui, khususnya pada aspek penguatan ketahanan masyarakat dan kesiapsiagaan bencana,” tambahnya.

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT Vale yang dinilai dapat memperkuat sistem mitigasi kebakaran di tingkat kecamatan.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen dan respons cepat PT Vale dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya kebakaran. Ini merupakan inisiatif yang sangat baik dan menjadi langkah awal yang dapat menginspirasi kolaborasi serupa di wilayah lain,” katanya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun ketahanan daerah, terutama di wilayah yang sedang berkembang.

“Mari kita terus memperkuat kolaborasi bersama. Kita perlu menjaga investasi yang ada agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui inisiatif seperti pembangunan Fire Shelter ini. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan perusahaan. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat demi meningkatkan keselamatan masyarakat serta dapat direplikasi di kecamatan maupun desa lainnya,” ujarnya.

Pembangunan Fire Shelter tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Vale yang berfokus pada aspek keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. ***