PALU, MAL – Dua atlet Palu Skating Academy, Mohammad Daniyyel Alvaro dan Ahmad Rashya Ramadhan, meraih tujuh medali emas dan tiga perak dalam Eastern Indonesia Roller Championship 2026 di Makassar, 9–10 Oktober 2026.

Alvaro yang bertanding di kategori Standar Kelompok Umur (KU) A meraih empat medali emas pada nomor 200 meter, 300 meter, 500 meter, dan 1.000 meter. Ia juga menyumbangkan satu medali perak.

Sementara itu, Rashya yang turun di kategori Standar KU B meraih tiga medali emas pada nomor 300 meter, 500 meter, dan 1.000 meter, serta satu medali perak pada nomor 200 meter.

Satu medali perak lainnya diraih melalui nomor estafet atau relay tiga orang. Dalam nomor tersebut, Rashya dan Alvaro bergabung dengan seorang atlet dari klub lain.

Palu Skating Academy mengirimkan empat atlet dalam kejuaraan tersebut. Selain Alvaro dan Rashya, klub itu menurunkan Rizky Syahputra di kategori Speed KU Junior/Senior dan Aisyah Silmi Afika di kategori Standar KU A.

Pelatih Palu Skating Academy, Tezar, mengapresiasi perjuangan para atletnya. Menurut dia, keikutsertaan dalam kejuaraan di luar Kota Palu menjadi pengalaman penting untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding atlet muda.

“Di usianya yang masih sangat muda, mereka mampu bersaing ketat dengan anak-anak lainnya dan merasakan langsung atmosfer kejuaraan di luar Kota Palu,” kata Tezar.

Ia juga memotivasi atlet yang belum berhasil meraih medali agar tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan.

“Teman-teman yang belum berhasil tetap semangat, makin giat, dan fokus latihan,” ujarnya.

Di tengah capaian tersebut, pembinaan atlet sepatu roda di Palu masih menghadapi keterbatasan sarana latihan. Untuk kategori Speed, atlet Palu Skating Academy selama ini memanfaatkan halaman parkir Sriti Convention Hall sebagai tempat berlatih.

Kondisi itu menjadi tantangan bagi pengembangan kemampuan atlet, terutama untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan dengan level persaingan lebih tinggi.

Dukungan pemerintah daerah melalui Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Porserosi) Kota Palu diharapkan dapat memperkuat pembinaan, termasuk melalui penyediaan sarana latihan yang memadai.**