POSO, MAL – Angin puting beliung menerjang sejumlah rumah warga di Desa Soe, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (5/11).
Akibat kejadian itu, dua rumah mengalami kerusakan, satu di antaranya ambruk dengan kondisi cukup parah. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Menindaklanjuti peristiwa itu, Kapolsek Pamona Utara AKP Risdiyanto bersama personel langsung mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi rumah, mendata kerusakan, sekaligus membantu warga membersihkan material bangunan yang berserakan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), dua rumah yang terdampak milik keluarga Amir Ratulangi dan keluarga Langgara-Sumbalango.
Kapolsek Risdiyanto menjelaskan, rumah keluarga Amir Ratulangi mengalami kerusakan paling parah. Terjangan angin mengangkat atap seng beserta konstruksi kayu hingga sebagian terbawa angin.
“Kerusakan terparah terjadi di rumah keluarga Amir Ratulangi. Atap seng dan konstruksi kayunya terangkat, bahkan terbawa angin akibat kuatnya terjangan puting beliung,” ungkap Risdiyanto.
Sementara itu, rumah keluarga Langgara-Sumbalango mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dapur.
Ia memperkirakan total kerugian material akibat bencana tersebut mencapai Rp15 juta. Petugas juga membantu mengangkat sisa seng dan kayu untuk mencegah material tersebut membahayakan warga sekitar.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga saat warga menghadapi musibah. Kami akan terus hadir memberikan perlindungan, bantuan, dan pelayanan,” tegasnya.
Insiden ini menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
