POSO, MAL – Perum Bulog Cabang Poso, Sulawesi Tengah, mencatat penyerapan 2.200 ton setara beras dari petani lokal, dengan stok gudang 1.368 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun, termasuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Pimpinan Cabang Bulog Poso, Muhammad Chaidir Fitriawan, memastikan stok tersebut mencukupi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung stabilitas harga beras.
“Total stok beras di gudang kami mencapai 1.368 ton. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun,” ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (14/10).
Menurut Chaidir, Bulog Poso saat ini bersiap menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Oktober hingga Desember.
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram selama tiga bulan
“Kami berharap program ini dapat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah dan membantu mengendalikan inflasi pangan,” tuturnya.
Chaidir juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan, jika ada dugaan penyalahgunaan bantuan maupun kecurangan harga beras Bulog.
“Kami meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan bantuan atau kecurangan harga beras Bulog,” tegasnya.
