PALU, MAL – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengajak seluruh Abnaulkhairaat bersatu menyukseskan peringatan Milad Satu Abad Alkhairaat pada 2027. Momentum tersebut, menurut dia, harus menjadi ajang menunjukkan kebesaran Alkhairaat dan perannya dalam pembangunan bangsa.

Anwar mengatakan, peringatan satu abad Alkhairaat harus diperlihatkan kepada masyarakat Indonesia dan dunia sebagai bukti bahwa organisasi pendidikan Islam yang didirikan Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua itu telah menjadi bagian penting dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat.

“Maka nanti Insya Allah di Milad satu abad ini kita perlihatkan bahwa Alkhairaat ini besar, nambaso, yang telah menjadi bagian dalam pembangunan negeri ini,” kata Anwar.

Ia mengajak seluruh Abnaulkhairaat, tidak hanya di Sulawesi Tengah, tetapi juga di berbagai provinsi serta kabupaten dan kota di Indonesia, untuk bersatu menyukseskan peringatan tersebut.

Menurut Anwar, peran Guru Tua dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat menjadi alasan penting bagi seluruh keluarga besar Alkhairaat untuk menjaga persatuan dan menunjukkan eksistensi organisasi itu.

“Nanti kita bersiap-siap Insya Allah tahun 2027 kita akan meriahkan Milad satu abad Alkhairaat ini dan saya ditunjuk Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri sebagai ketua Milad Satu Abad ini, tentu kita harus buktikan dengan memeriahkan acara ini seperti lembaga lain,” ujarnya.

Anwar juga menilai, keberadaan orang-orang yang mengaku sebagai bagian dari Alkhairaat di berbagai organisasi, termasuk Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), menunjukkan luasnya jangkauan pengaruh Alkhairaat.

Ia mengaitkan hal itu dengan ajaran Guru Tua yang, menurutnya, tidak membatasi hubungan antarmanusia berdasarkan aliran, golongan, maupun suku bangsa.

“Jadi siapapun yang mengaku Alkhairaat maka disinilah kita (Milad Satu Abad) harus tunjukan dan buktikan bahwa Alkhairaat ini Nambaso,” tandasnya.