PALU- Berbagai masalah, kritikan dan saran disampaikan beberapa tokoh masyarakat, pemuda, agama dan tokoh adat dalam Jumat Curhat” yang digelar Polda Sulteng di Hotel Santika Palu, Jumat (6/1).

Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi berkesempatan membuka program Jumat Curhat didampingi Kapolresta Palu dan beberapa pejabat utama Polda Sulteng.

“Terima kasih diucapkan kepada masyarakat telah membantu sehingga tercipta situasi kamtibmas hingga akhir tahun 2022,” kata Kapolda Sulteng, Irjen.pol Rudy Sufahriadi.

Pati bintang dua itu juga memohon maaf apabila dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama tahun 2022 masih ada kekurangan.

“Mohon maaf apabila tahun 2022, kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat masih banyak kekurangan.

“Polda Sulteng melalui program Jumat Curhat siap menerima masukan, saran, keluhan dan kritikan masyarakat terkait tugas-tugas Kepolisian,” terang Rudy

Terpisah Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, program Jumat Curhat kali ini diberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Palu menyampaikan keluhan, masukan, saran dan kritikan kepada Polda Sulteng.

“Jumat Curhat dengan masyarakat Kota Palu ada beberapa hal disampaikan mulai masalah Narkoba di Tatanga dan Palu Utara, kasus korupsi, tambang dan masalah BBM, masalah KDRT, penyuluhan hukum, denda adat, aktifkan kembali Siskamling,” sebut Didik.

Masih kata Didik, apresiasi juga diberikan masyarakat dalam pelaksanaan program Jumat Curhat ini, bukti Polri dekat dengan masyarakat.

“Apa menjadi masukan, saran, keluhan dan kritikan akan dijadikan bahan evaluasi, selanjutnya ditindaklanjuti oleh satker terkait. Terima kasih atas apa disampaikan ini juga sebagai bukti masyarakat masih cinta Polri,” pungkasnya.

Reporter: IKRAM
Editor: NANANG