MOROWALI, MAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah penyalahgunaan dan menekan peredaran narkotika yang mengancam masyarakat, khususnya generasi muda.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Terpadu Daerah Pencegahan dan Penanganan Narkotika Kabupaten Morowali Tahun 2026 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah di De’Teracce Cafe, Jalan Raya KTM Bahomohoni, Bungku, Selasa (20/10).
Kepala Kesbangpol Daerah Morowali, Moh. Rizal Badudin, dalam laporannya menegaskan bahwa persoalan narkotika membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, penyalahgunaan dan peredaran narkotika telah menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda dan pelajar. Karena itu, diperlukan langkah pencegahan dan penanganan yang terarah serta berkelanjutan.
Rapat terpadu tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi upaya yang telah dilakukan sekaligus merumuskan strategi bersama dalam menghadapi persoalan narkotika di Kabupaten Morowali.
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Afridin, S.H., M.SA., menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman narkotika.
Ia menyampaikan bahwa dampak penyalahgunaan narkotika tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap masa depan generasi muda dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Afridin berharap forum tersebut menghasilkan rumusan kebijakan konkret yang dapat ditindaklanjuti setiap instansi sesuai tugas dan kewenangannya.
Ia juga mengingatkan bahwa penanganan narkotika tidak cukup berhenti pada rapat dan koordinasi, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, pengawasan konsisten, serta penegakan hukum yang tegas.
Rapat tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Morowali Yobi Sabara, perwakilan Dandim 1311/Morowali, Kasat Resnarkoba Polres Morowali IPTU Lukman, S.H., M.H., Kasi Pidum Kejari Morowali Jusrin Husen, S.H., M.H., perwakilan BNN Kabupaten Morowali, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pemangku kepentingan lainnya.
Melalui forum ini, Pemkab Morowali berharap koordinasi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, BNN, dan unsur masyarakat semakin kuat dalam mendukung pencegahan serta penanganan narkotika.
Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kesepakatan, tetapi juga mendorong pelaksanaan program yang terukur untuk melindungi masyarakat dan membangun generasi Morowali yang sehat, tangguh, serta berdaya saing. ***
