PALU, MAL — Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menargetkan persoalan krisis air bersih Salena di Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, segera ditangani dalam waktu satu hingga dua hari melalui penyaluran air bersih secara langsung kepada masyarakat.

Langkah tersebut diambil menyusul mengeringnya sungai di kawasan Salena sebagai dampak fenomena El Nino yang berkepanjangan.

Kondisi alam ini menyebabkan pasokan air baku bagi warga setempat mengalami gangguan serius dalam beberapa waktu terakhir.

Wali Kota Hadianto menyampaikan hal tersebut usai melakukan peninjauan langsung ke kawasan Salena pada Senin (12/10). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palu.

“Pertama kunjungan ke Salena terkait dengan akibat El Nino saat ini. Sungai kita di Salena mengering. Untuk itu masyarakat kita perlu mendapatkan back up penyaluran atau suplai air bersih. Suplai air agak cukup terganggu di kawasan tersebut,” ujar Hadianto Rasyid.

Hadianto menegaskan bahwa laporan dan aduan masyarakat terkait krisis air bersih Salena menjadi prioritas pemerintah untuk segera ditindaklanjuti. Pemerintah kota berupaya memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi meskipun kondisi debit air sungai sedang menyusut drastis.

“Berdasarkan aduan tersebut, kami akan secepatnya memberikan back up agar suplai kebutuhan air yang dibutuhkan masyarakat bisa terbantukan. Kami targetkan dalam satu sampai dua hari ini masalah tersebut bisa diatasi,” tegas Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu.

Selain menangani masalah air, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mematangkan rencana revitalisasi kawasan Puncak Salena. Pemerintah Kota Palu memproyeksikan kawasan ini sebagai lokasi strategis penyelenggaraan Palu Sport Event pada September 2027 mendatang.

Wali Kota menilai Puncak Salena memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan melalui penataan kawasan yang lebih nyaman. Revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik daerah sekaligus menjadi ikon baru bagi ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

“Insyaallah kita akan melakukan revitalisasi kawasan Puncak Salena sebagai bagian dari persiapan Palu Sport Event tahun depan. Kawasan ini memiliki potensi yang besar dan akan kita tata agar lebih baik, lebih nyaman, serta mampu menjadi salah satu ikon baru Kota Palu,” ungkap Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu.

Rencana penataan ini dijadwalkan mulai berjalan pada awal tahun 2027 agar seluruh fasilitas penunjang sudah siap sebelum rangkaian Hari Ulang Tahun Kota Palu digelar. Pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal di masa depan. ***