PALU, MAL – Puluhan ribu anak muda dan Generasi Z memadati Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Senin (28/9/2026) malam, untuk bershalawat bersama penyanyi religi Hadad Alwi dalam rangka memeriahkan HUT ke-48 Kota Palu.

Suasana semakin semarak ketika Hadad Alwi mengajak penonton melantunkan shalawat. Ia mengaku takjub sekaligus terharu melihat antusiasme anak muda di Kota Palu yang tetap bertahan mengikuti konser religi hingga akhir acara.

“Dari awal saya bernyanyi sampai beberapa lagu, saya lihat tidak ada satu pun yang membubarkan diri atau bergerak dari tempatnya. Masya Allah, luar biasa anak-anak muda di Palu suka bershalawat,” ujar Hadad Alwi di sela-sela konser.

Ia mengatakan, antusiasme masyarakat Palu dalam bershalawat memberikan kesan tersendiri dibandingkan dengan berbagai kota di Indonesia hingga sejumlah negara yang pernah dikunjunginya.

“Dari seluruh kota yang saya kunjungi sampai ke luar negeri, hanya di Kota Palu yang luar biasa. Anak-anak muda di sini suka bershalawat dan memuja nabinya Masya Allah,” ungkapnya.

Di hadapan ribuan penonton, Hadad Alwi juga mendoakan masyarakat yang hadir agar diberikan rezeki berlimpah, segera mendapatkan jodoh bagi yang belum menikah, dilunaskan utangnya, serta diberikan kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Doa tersebut disambut lantunan kata “Aamiin” yang menggema berulang kali dari tengah Lapangan Vatulemo.

Penyanyi bernama lengkap Abdullah Haddad bin Alwi Assegaf yang lahir di Banjarnegara dan dibesarkan di Surakarta, Jawa Tengah, itu kemudian menghibur warga melalui sejumlah lagu religi.

Di antaranya Rindu Muhammadku, Muhammad Nabiku, Shalawat Badar, Engkau Teladanku, Jadikan Kami Anak yang Saleh, Ya Thoybah, Mencintai Nabimu, Kangen Kanjeng Nabi, hingga Ummi.

Salah seorang penonton, Risma, warga Kalukubula, Kabupaten Sigi, mengaku bahagia bisa mengikuti kegiatan tersebut bersama teman-temannya sejak sore hari. Mereka terlebih dahulu mengikuti peringatan Maulid Nabi dan zikir bersama Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.

“Tidak apa-apa rumah jauh, tapi malam ini tabayar capekku dari tadi sore sama teman-teman. Kami menyanyi dan shalawat terus, rasanya bahagia,” ujar Risma.

Ia mengaku sempat menitikkan air mata ketika Hadad Alwi membawakan lagu Ummi. Lagu tersebut mengingatkannya kepada sang ibu yang telah meninggal dunia.

“Saya juga sempat sedih waktu lagu Ummi dibawakan. Saya nyanyi sambil membayangkan mamaku yang sudah meninggal,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Konser religi pada malam kedua tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-48 Kota Palu. Lapangan Vatulemo tetap dipenuhi penonton hingga acara berakhir, dengan lantunan shalawat dan lagu religi yang dinyanyikan bersama.