PALU, MAL – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mendorong peningkatan Peran Ayah Sulteng dalam mendampingi tumbuh kembang anak demi kesehatan mental mereka. Ajakan ini disampaikannya saat pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng pada Kamis (25/6).

Dalam sambutannya, Wagub Reny menekankan bahwa pendampingan dari seorang ayah sangat berdampak bagi perkembangan psikologis anak di masa depan. Pentingnya Peran Ayah Sulteng ini diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih tangguh.

Oleh karena itu, Wagub berharap semakin banyak ayah yang terlibat aktif dalam pengasuhan sehingga anak-anak Sulawesi Tengah dapat tumbuh menjadi generasi tangguh di masa depan. “Inilah tugas kita bersama dengan GATI,” kata dr. Reny A. Lamadjido, menegaskan pentingnya Peran Ayah Sulteng.

Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 dan pembukaan kegiatan Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh melalui Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA).

Wagub Reny menyampaikan apresiasi kepada lansia Sulawesi Tengah yang tetap sehat dan produktif di usia senja, salah satunya berkat berbagai program pemberdayaan dari BKKBN, lewat Sekolah Lansia. “Terima kasih BKKBN dan dinas P2KB atas acara ini, semoga lansia makin berkualitas,” harap dr. Reny A. Lamadjido.

Kegiatan tersebut antara lain diisi dengan senam lansia, edukasi kesehatan, pelepasan balon ke udara, pemeriksaan kesehatan, donor darah, dan acara ramah tamah.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng Nuryamin, Kepala Dinas P2KB drg. Herri Mulyadi, M.Kes, perwakilan dari TP-PKK Sulteng, BAZNAS Sulteng, RSUD Anutapura, serta mitra kerja lainnya.