160 Ruas Jalan di Palu Belum Diberi Nama

oleh -
Jalannya rapat pengusulan nama-nama jalan, di ruang rapat Bantaya, Balai Kota Palu, Selasa (02/11). (FOTO: HUMAS PEMKOT PALU)

PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menggelar rapat pengusulan nama-nama jalan, di ruang rapat Bantaya, Balai Kota Palu, Selasa (02/11).

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang dan Pertanahan Kota Palu, Muhammad Rizal, usulan ini dikarenakan adanya ruas jalan yang belum ditetapkan penamaannya, seperti di lokasi hunian tetap (huntap) dan lainnya.

“Data sementara ada sekitar 160 ruas jalan baru yang harus diberikan nama. Setelah nama jalan dimusyawarahkan dengan masyarakat, nanti akan diperdakan,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan melakukan perbaikan nama jalan yang telah ada sebelumnya yang dianggap tidak ada nilai muatannya, sehingga akan diganti dengan nama yang bermuatan lokal.

Pihaknya menargetkan penamaan jalan tersebut selesai pertengahan tahun depan.

Lebih lanjut ia mengatakan, penamaan jalan ini sangat penting karena menyangkut masalah administrasi keperdataan masyarakat, misalnya kepengurusan KTP, Kartu Keluarga, PBB, dan lainnya.

“Setiap ruas jalan baru yang dibangun itu harus ditetapkan namaya agar masyarakat bisa memakai nama itu dalam identitasnya,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, hal lain yang mendesak adalah sekaitan dengan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh KPU. Hal ini dikarenakan banyak penduduk Kota Palu yang sekarang berubah tempat tinggalnya.

“Semisal warga kita yang kini tinggal di huntap. Huntap ini kan banyak, tetapi di sana belum ada nama jalannya. Makanya itu juga harus cepat diselesaikan,” ungkapnya.

Reporter : Hamid
Editor : Rifay